Senin, 21 Oktober 2019

Nilai DPRD Merangin Tak Produktif, Joni Sastra: Sibuk dengan Konflik Internal


Rabu, 15 Mei 2019 | 14:11:39 WIB


Wakil Sekretaris GP Ansor Merangin, Joni Sastra
Wakil Sekretaris GP Ansor Merangin, Joni Sastra / istimewa

BANGKO - Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin periode 2014-2019 dinilai sangat tidak produktif. Hanya segelintir produk hukum daerah yang dihasilkan DPRD Merangin.

Tidak hanya itu, DPRD Merangin periode 2014-2019 juga sering dirundung konflik tak berkesudahan. Maka dari itu, anggota DPRD Merangin terpilih untuk periode 2019-2024 diharapkan dapat bekerja lebih baik lagi.

"DPRD yang baru jangan tidur lagi. Jangan sibuk dengan konflik internal," ujar Wakil Sekretaris GP Ansor Merangin Joni Sastra, Rabu (15/5/2019).

Menurut Joni, selama ini nyaris tidak pernah terdengat kinerja DPRD yang bisa dibanggakan. Alhasil, tidak ada penyeimbang yang dapat mengontrol dan mengingatkan kerja pemerintah daerah.

Catatan media ini, hanya beberapa orang saja wajah lama yang bertahap di DPRD Merangin pada pemilu 17 April lalu. Selebihnya terpental alias tidak terpilih lagi.

"Itu jadi catatan kita juga. Apakah karena kinerja mereka tidak memuaskan, atau karena faktor lain. Tapi yang terpenting adalah DPRD ke depan harus ada perubahan. Jadi penyeimbang atau mitra kritis bagi pemkab," ucap Joni.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments