Selasa, 21 Mei 2019

Pangkalan dan Agen Dilarang Keras Lakukan Penyimpangan Elpiji


Rabu, 15 Mei 2019 | 14:29:19 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARASABAK -Selama Ramadan dan menjelang hari raya idul fitri Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mendapatkan pasokan elpiji sebanyak 149.020 tabung elpiji. Pasokan ini cukup jika tidak terjadi penyimpangan dalam mendistribusikan selama ramadan hingga hari raya idul fitri. 

Oleh sebab itu pemerintah Tanjabtim telah berkoordinasi dengan pertaminan menegaskan untuk seluruh pangkalan dan agen agar tidak melakukan praktik-praktik penyimpangan pada pendistribusian elpiji ke masyarakat.

Kapala Bagian Adiministrasi Perekonomian Pembangunan Sumberdaya Alam (APPSDA) M Awalludin mengatakan, karena kebutuhan LPG selama ramadan dan Idul fitri meningkat maka permintaan penambahan pasokan elpiji telah disampaikan ke pertamina. Selain itu juga penekanan diberikan kepada pangkalan dan agen agar tidak melakukan penyelewengan saat pendistribusian.

"Terkait pengawasan kami sudah berkoordinasi dengan pertamanan bahwa memang kami menegaskan semua pangkalan dan agen agar mereka jangan melakukan praktek-praktek penyimpangan dalam pendistribusian elpiji. Misal yang pangkalan menjual langsung ke masyarakat mereka tidak boleh melakukan penjualan ke pengecer lainnya. Karena biasanya harga bisa melambung naik apabila LPG sudah beralih tangan ke pengecer yang tidak legal," katanya.

Dijelaskannya, jika ditemukan Pemkab dan Pertamina tidak mentolerir. Kolerasinya pun jelas dengan pencabutan dan penutupan pangkalan. Sedangkan terkait harga konsumen tetap mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) seharga Rp.19.000.

"Jika ada di atas Rp 19.000 warga diharapkan langsung lapor kepada pihak kelurahan atau kecamatan setempat," ujarnya. Selain itu pula sebanyak 149.020 tabung nantinya akan didistribusikan oleh 131 pangkalan. Agar pendistribusian tepat sasaran dari hasil rapat lintas sektoral pada (14/5) lalu Pemkab akan melakukan operasi pasar di 12 titik lokasi berbeda di Tanjabtim.

"Dimana setiap titik Operasi nantinya teralokasi sebanyak 560 tabung," jelasnya. Pemerintah daerah pun menghimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan momentum operasi pasar tersebut. Agar tidak terjadi kekurangan pasokan elpiji. "Karena sudah jelas pemakaian akan melebihi biasanya saat idul fitri,"tandasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments