Sabtu, 25 Mei 2019

Sejumlah Sekolah Jadi Penyelenggara Tes Akademik Masuk Kepolisian


Rabu, 15 Mei 2019 | 15:10:37 WIB


Tes CAT UNBK Kepolisian
Tes CAT UNBK Kepolisian / Jainal Abidin/Metrojambi.com

JAMBI- Berlangsung Selama dua hari, 13 dan 14 Mei, Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi melaksanakan ujian akademik bagi calon Kepolisian Republik Indonesia (RI). 

Pelaksanaan ujian sendiri dilakukan di sejumlah SMA/ SMK Kota Janbi dengan mengunakan sistem CAT UNBK kepolisian.  Salah satu sekolah yang menjadi penyelenggan yakni SMA Negeri 9 Kota Jambi, sajak Senin kemarin sekolah dupenuhi calon- calon Bintara yang mengikuti ujian calon kepolisian.

Proktor SMA Negeri 9 Adi Kusman mengatakan, selain SMA Negeri 9, ada sekolah lain juga yang menjadi penyelenggan ujian UNBK masuk kepolisian seperti SMA Negeri 3, SMK Negeri 2, dan SMA Negeri 1 Kota Jambi. Karena sekolah tersebut dinilai layak dan memenuhi fasilitas menyelenggarakan ujian berbasis CAT.

" Karena sekolah- sekolah ini memiliki fasilitas komputer lengkap," katanya, Selasa (14/5).

Dikatakan Adi, sebagai sekolah penyelenggara. Tentunya sekolah menyiapkan fasilitas sajak jauh-jauh hari. Karena ingin memastikan fasilitas yang tersedia dapat digunakan selama pelaksanaan ujian dan tidak mengalami kendala selama para calon mengikuti ujian.

"Sekolah hanya menyiapkan tempat, sarana dan tenaga ahli komputer," ujarnya.

Menurut dia, pelaksanaan ujian berbasis komputer merupakan tahun pertama yang diselenggarakan di sekolah dan dilakukan secara nasional. Sehingga kecurangan- kecurangan yang kerap dilakukan oknum- oknum yang tidak bertanggung.

"Jadi sistem penjaringan kepolisian murni," imbuhnya.

Selama pelaksanaan ujian, para calon Bintara sebanyak 102 orang menghadapi mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan pengetahuan umum dan nantinya setelah mengikuti ujian hasilnya segera diketahui.

"Hasil ujian langsung dapat diketahui," pungkasnya.

Sementara itu AKP Roslinda RM selaku Pengawas Pengendali (Pangdal) menyebutkan, teknis pelaksanaan ujian dan singkron dari Mabes Polri dengan bekerjasama dengan sekolah- sekolah yang menjadi penyelenggan ujian.

" Ujian ini tahun pertama kita lakukan," jelasnya.

Teknis di lapangan menurutnya soal ujian langsung dibuat dari pusat yang kemudian diserahkan ke Polda masing- masing daerah, dan kemudian dihubungkan
ke server sekolah.

" Sehingga meminimalisir kecurangan," tandasnya.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments