Rabu, 26 Juni 2019

Kejari Tebo Terima Pengembalian Uang Rp 259 Juta, Diduga Hasil Korupsi Pada PNPM Simpan Pinjam


Rabu, 15 Mei 2019 | 14:20:35 WIB


Penyidik Kejari Tebo Terima Uang Korupsi Rp 259 Juta pada PNPM Simpan Pinjam
Penyidik Kejari Tebo Terima Uang Korupsi Rp 259 Juta pada PNPM Simpan Pinjam / Ade Sukma

TEBO- Upaya Penyidik Kejari Tebo dalam memberantas kasus tindak pidana korupsi terus menuai hasil. Terbukti Selasa (14/5) penanganan kasus PNPM Simpan Pinjam Rimbo Bujang, pihak UPK Artha Makmur Rimbo Bujang beritikad mengembalikan uang diduga hasil korupsi. 

Nilai pengembalian barang bukti sekaligus merupakan bagian dari kerugian negara senilai Rp 259.067.000 dan diterima langsung oleh tim penyidik Kejari Tebo.
Kasi Pidsus Kejari Tebo, Efan Apturedi saat dikonfirmasi membenarkan adanya itikad baik dari pihak UPK Artha Makmur Rimbo Bujang mengembalikan uang senilai Rp 259.067.000.

Uang tersebut, kata Efan, merupakan bagian dari kerugian negara senilai Rp 746.000.000.

"Barang bukti uang senilai Rp 259.067.000 sudah kita terima dari pihak UPK Artha Makmur Rimbo Bujang. Saat ini barang bukti ini kita titipkan sementara di bendahara Kejari Tebo," sebut Efan meyakini.

Efan melanjutkan jika uang diduga hasil korupsi dikembalikan tersebut merupakan bagian dari kerugian keuangan negara. Ini kata dia berdasarkan hasil audit BPKP perwakilan Jambi sebesar Rp. 746.000.000.

Selanjutnya tim penyidik melakukan penyitaan atas uang tersebut dan dijadikan barang bukti dalam tahap penuntutan. Sementara uang tersebut kata Efan dititipkan ke bendahara Kejari Tebo.

Sebelumnya penyidik Kejari Tebo telah melakukan penggeledahan aset kantor PNPM di Rimbo Bujang. Diketahui beberapa dokumen dan barang bukti berupa uang dari hasil pengeledahan diamankan penyidik Kejari Tebo untuk dijadikan alat bukti tindak pidana korupsi PNPM simpan pinjam Rimbo Bujang. Penyidik Kejari Tebo sampai saat ini sudah menetapkan tiga orang tersangka.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments