Sabtu, 21 September 2019

Isu People Power, Ketua DPRD Sungai Penuh Minta Masyarakat Tak Sikapi dengan Inkonstitusional


Kamis, 16 Mei 2019 | 00:00:31 WIB


Fikar Azami
Fikar Azami / Dok

SUNGAIPENUH - Pada 22 Mei 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia akan mengumumkan hasil rekapitulasi Pemilu, berhembus isu akan adanya gerakan people power akibat kabar tentang penyimpangan dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2019.

Isu people power tersebut kini menggema di negara Indonesia, bahkan sudah menjadi trending topik saat ini.

Meski demikian, isu tersebut cukup membuat keresahan di tengah masyarakat. Pemerintah serta DPRD setiap daerah di Indonesia pun angkat bicara dan menolak aksi people power tersebut.

Tidak terkecuali di Kota Sungai Penuh, DPRD Sungai Penuh melalui Ketua DPRD Sungai Penuh, Fikar Azami menyatakan pemilu 2019 sudah berjalan dengan baik, termasuk di Kota Sungai Penuh. 

Dia mengapresiasi kinerja KPU dan semua petugas pemilu.

"Pelaksanaan Pemilu di Kota Sungai Penuh sendiri sudah berjalan dengan baik, tertib dan aman," ungkapnya.

Dia juga mengajak masyarakat Indoensia umumnya dan Sungai Penuh khususnya untuk selalu menjaga keamanan dan kedamaian dalam masyarakat, Pilpres telah selesai dilaksanakan, serta mengikuti dan kawal keputusan KPU dengan tenang.

"Apapun keputusan akhir KPU nanti harus kita sikapi secara bijak dan tidak perlu disikapi dengan cara cara yang inkonstitusional. Jika memang tidak puas atau merasa ada kecurangan mari kita serahkan kepada lembaga yg berwenang untuk memproses dan menyelesaikan," terangnya.


Penulis: Dedi
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments