Sabtu, 15 Agustus 2020

Beroperasi Usai Lebaran, Jembatan Timbang Tembesi Dijadikan Rest Area Pemudik


Senin, 20 Mei 2019 | 11:28:22 WIB


Jembatan Timbang
Jembatan Timbang / istimewa

JAMBI - Setelah memakan waktu enam bulan persiapan, jembatan timbang Tembesi diproyeksikan akan dibuka pada H+15 Lebaran Idul Fitri. Pasalnya sebelum lebaran nanti jembatan tersebut akan dioperasikan terlebih dahulu sebagai rest area pemudik.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kemenhub Di wilayah V Jambi Firdaus Rasyad menyampaikan, selesai aktivitas mudik dan balik barulah Jembatan timbang ketiga di Jambi ini akan beroperasi normal. Dan saat ini menurutnya, persiapan jembatan timbang Tembesi sudah hampir rampung.

"Sekarang sudah ada 10 orang honorer untuk persiapan, nanti setelah lebaran rencananya akan di-launching Pak Dirjen Kemenhub langsung," tuturnya.

Firdaus mengatakan, ini nantinya banyak digunakan untuk menertibkan angkutan barang yang akan masuk dan keluar Jambi.

"Karena daerah Muara Bulian sangat strategis sebagai tempat pengecekan angkutan barang, karena tepat di dekat Kota Jambi," jelasnya.

Sementara itu untuk tenaga lokal lainnya selain honorer, Firdaus menyebut akan diambil dari tiga Terminal yang ada di Muara Bulian, Batanghari. "Nanti yang berpengalaman akan kita ambil, petugas kita. Selebihnya tenaga lokal yang akan direkrut juga nantinya adalah tenaga kasar seperti pramubakti," terangnya.

Ditambahkannya, perkiraan jumlah pegawai yang akan menempati jembatan timbang yang pernah dioperasikan sebelumnya ini berjumlah sekitar 60 orang. "Nanti dibagi dua shiftnya, kepalanya juga kita sudah ada, sudah ditunjuk," sampainya.

Sembari menunggu pengrekrutan petugas oleh pusat, Firdaus mengatakan jika pihaknya terus mempersiapkan sarana prasarana jembatan tersebut. Seperti membersihkan jembatan timbang yang sempat dimasuki banjir beberapa waktu lalu. "Kita tetap persiapkan,. Setelah lebaran nanti akan berfungsi kembali," ujarnya.

Untuk pembukaan jembatan timbang Tembesi sendiri menurut Firdaus merupakan kebijakan dari pusat, dimana untuk seluruh Indonesia sekarang telah ada 48 jembatan timbang dari sebelumnya hanya 24 saja. "Kalau untuk di Jambi sudah ada tiga jembatan timbang, dan di tembesi inilah yang baru dibuka lagi," imbuhnya.

Selebihnya untuk perkembangan di Jembatan timbang yang tidak diaktifkan sebelumnya seperti di Kerinci, Firdaus menyebut kecil kemungkinan dibuka kembali. "Karena tidak layak, artinya jembatan timbang tersebut perlu relokasi," ujarnya yang enggan merinci mekanime lanjutannya.

Sedangkan untuk jembatan timbang yang telah aktif seperti di Merlung dan Sarolangun telah dilakukan juga perbaikan jalan diasana.

Kemudian diluar itu untuk persiapan mudik rest area yang disiapkan pihaknya, dia menyebut tak banyak yang dilakukannya. "Karena semua sudah siap pakai, kita harap pemudik bisa menggunakan rest area ini dengan bijak, dan tak merusaknya," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments