Minggu, 29 November 2020

Diduga Sebar Berita Bohong, IRT di Merangin Ditangkap Polda Metro Jaya


Jumat, 17 Mei 2019 | 17:12:28 WIB


Petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya saat menangkap IRT berinsial SE di Kabupaten Merangin
Petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya saat menangkap IRT berinsial SE di Kabupaten Merangin / Istimewa

BANGKO - Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Merangin berinisial SE harus berurusan dengan pihak kepolisian. Warga Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan itu diduga telah menyebarkan berita bohong (hoax) dan pencemaran nama baik institusi Polri melalui pesan WhatsApp.

SE ditangkap anggota Polda Metro Jaya, Jumat (17/4/2019). Dari surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Polda Metro Jaya dengan Nomor SP.kap/114/V/Res.2.1./2019/Dit.Reskrim. serta laporan polisi dengan nomor LP/B/0461/V/2019/BARESKRIM, tangal 13 Mei 2019, SE ditangkap terkait penyebaran berita bohong.

Dalam surat itu disebutkan dalam rangka tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik dan atau penyebaran berita bohong (Hoax) yang mencemar nama baik pelapor serta intansi polri khususnya, Baintelkam polri melalui media sosial (whatsApp), sebagai mana dimaksud dalam pasal 27 ayat (3).

Sementara itu, terkait penangkapan tersebut Kepala Desa Sungai Ulak, Kabupaten Merangin, Azharuddin, yang sempat berada di tempat kejadian perkara (TKP) mengaku kaget jika ada warganya terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian.

“Kalau memang benar apa yang dikerjakan oleh warga saya ini biarlah dia yang bertanggung jawab atas perbutannya, dan ini juga merupakan efek jera bagi dirinya,” ujar Azharuddin.

Menanggapi penangkapan tersebut, Faik anak kandung pelaku merasa heran dan tidak tahu menahu, apa sebab musabab  ditangkapnya ibu kandungnya.

“Saya sama sekali tidak mengerti dimana letak kesalahan ibu saya sehingga dijemput langsung dari Jakarta,” ujarnya.

Sementara Kasat Reskrim Merangin Khoirulnas saat dikonfirmasi terkait penangkapan oleh jajaran Polda Metro Jaya tersebut memberikan keterangan bahwa pihak Intel dari Metro Jaya sudah dua hari berada di Merangin guna mengintai keberadaan terduga pelaku.

“Rupanya intel dari Metro Jaya sudah dua hari berada di Merangin guna mengetahui di mana keberadaan ibu SE ini, dan bahkan malam kemarin rombongan intel tersebut makan di warung ini, dan dalam penangkapan ini baru kami diajak,” ujar Khoirulnas.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments