Kamis, 4 Juni 2020

Modali Kegiatan Illegal Driling, Seorang Perempuan Diamankan Polda Jambi


Senin, 20 Mei 2019 | 16:57:56 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Petugas kepolisian dari Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi, Sabtu (18/5/2019) lalu, mengamankan seorang perempuan bernama Etty Saleh (ES). Perempuan 47 tahun warga Rt 06/02 Kelurahan Bungo Taman Agung, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi itu diamankan terkait kasus illegal drilling.

Direktur Reskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Thein Tabero mengatakan, diamankannya Etty Saleh merupakan hasil pengembangan dari penangkapan tiga orang pelaku illegal drilling beberapa waktu lalu. Ketiganya adalah Rudi Efendi, Mat Rifai alias Ari, dan Aris Rahmad.

Ketiganya ditangkap terkait aktivitas illegal drilling di jalan lintas Tempino-Muara Bulian, Km 60 Desa Kilangan, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari.

“Hasil pengembangan terhadap tiga tersangka yang sudah lebih dulu kita tangkap, diketahui jika ES merupakan penyedia sarana dan prasarana, serta mengendalikan kegiatan pengolahan BBM (bahan bakar minyak) illegal tersebut,” ujar Thein Tabero kepada wartawan di Mapolda Jambi, Senin (20/5/2019).

Ditambahkannya, Etty Saleh lantas ditetapkan sebagai tersangka. Namun dua kali dilakukan pemanggilan oleh penyidik Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi, yang bersangkutan tidak pernah hadir.

“Akhirnya yang bersangkutan kita jemput ke Jakarta. Selanjutnya dibawa ke Polda Jambi guna proses lebih lanjut,” ucap Thein Tabero.

Lebih lanjut Thein Tabero mengatakan, terkait kasus ini Etty Saleh dijerat dengan pasal 54 dan atau pasal 53 huruf A Undang-Undang Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas jo pasal 56 KUHP, dengan ancaman pidana paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar.

“Saat ini kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, terkait kasus ini pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa 2 drum besi berisi minyak bumi, 4 tedmon kapasitas 1.000 liter berisikan minyak bumi, 24 drum besi verisikan solar olahan, 2 drum besi berisikan bensin olahan, BBM minyak bumi sebanyak 6.038 liter, solar olahan sebanyak 4.656 liter, serta minyak tanah olahan sebanyak 388 liter.

Kemudian 105 drum besi kosong, 19 tedmon kapasitas 1.000 kosong, 3 drum modifikasi untuk bahan bakar pengolahan, 1 drum modifikasi penampungan sementara BBM olahan, 2 buah stik blower, 4 buah blower, 1 buah tojok besi, 2 buah selang ukuran 2 inci, 3 buah mesin robin, 1 buah jerigen minyak sisa pengolana minyak bumi, serta 2 buah tangki/tungku besi kapasitas 8.400 liter.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments