Jumat, 21 Februari 2020

Pengusutan Kasus Bukit Tengah Masih Terus Berlanjut


Kamis, 23 Mei 2019 | 22:17:30 WIB


Kompleks perkantoran Bukit Tengah
Kompleks perkantoran Bukit Tengah / dok.metrojambi.com

JAMBI – Penyidikan kasus korupsi pada proyek pembangunan kompleks Perkantoran Bukit Tengah Kerinci yang menelan anggaran diduga mencapai Rp 57 miliar, masih terus ditangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi.

Bahkan minggu lalu, sejumlah ahli yang diturunkan ke lokasi sudah melakukan persentase kepada penyidik Kejati. Selain itu, penyidik juga melakukan koordinasi degan PPATK terkait kasus tersebut.

Dari keterangan ahli ini, nanti akan dilakukan konfirmasi ke pihak terkait untuk membuat validasi atas hasil ahli itu. "Kita lihat nanti prosesnya ya," kata sumber yang enggan disebut nama.

Sementara itu, Kasi Penerangan Hukum, Lexy Paratani saat dikonfirmasi membenarkan. "Iya mas, ada kegiatan penyidik terkait dengan kasus itu (red, bukit tengah) mingu lalu," katanya singkat.

Untuk diketahui, pada awal tahun 2019 lalu tim ahli tanah dari IPB juga telah diturunkan oleh penyidik berkat bantuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu tim ahli dari Jambi sendiri juga diturunkan untuk menghitung kerugian yang terjadi di pembangunan kompleks perkantoran di Bukit Tengah tersebut.

Untuk diketahui, pembangunan kompleks perkantoran tersebut menelan dana Rp 57 miliar yang dianggarkan pada tahun 2010 hingga 2014 dari APBD Kabupaten Kerinci.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments