Minggu, 8 Desember 2019

Terdakwa Kasus OTT Penerimaan CPNS Muaro Jambi akan Ungkap Sejumlah Kejanggalan


Senin, 27 Mei 2019 | 10:09:57 WIB


Tersangka kasus OTT penerimaan CPNS Muaro Jambi saat dilimpahkan
Tersangka kasus OTT penerimaan CPNS Muaro Jambi saat dilimpahkan / dok/metrojambi.com

JAMBI - Kasus dugaan suap penerimaan CPNS di Kabupaten Muaro Jambi dengan terdakwa Muhammad Yusuf, hari ini, Senin (27/5/2019), kembali akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi.

Sidang mengagenda pembacaan surat tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Muaro Jambi, yang sebelumnya tertunda lantaran tuntutannya belum siap.

"Mudahan-mudahan tuntutanya sudah siap dibacakan sehingga tidak ditunda lagi," kata kuasa hukum terdakwa, Fikri Riza.

Setelah tuntutan dibacakan, Fikri mengatakan pihaknya akan mengajukan pembelaan (pledoi, red) dan mempertanyakan dakwaan dan tuntutan jaksa yang menurutnya ada sejumlah kejanggalan.

"Kita mau menanyakan sejumlah kejanggalan, salah satunya kenapa pemberi tidak dijadikan tersangka. Itu menjadi persoalan paling kita tonjolkan selain yang lainnya," ujar Fikri.

Untuk diketahui, Muhammad Yusuf yang merupakan Kasubag Pengangkatan di Badan Kepegawaian Daerah BKD Kabupaten Muaro Jambi kena tangkap tangan (OTT) Kejari Muaro Jambi, atas dugaan menerima suap penerimaan CPNS.

Dia ditangkap dengan barang bukti uang sebesar Rp 19,3 juta. Uang tersebut merupakan uang panjar dari yang dijanjikan oleh peserta tes CPNS dari jumlah Rp 100 juta rupiah. Uang ini diduga sebagai hadiah atau janji untuk membantu meluluskan saksi menjadi PNS Muaro Jambi.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments