Selasa, 25 Juni 2019

SMA 2 Kota Jambi Gelar Bakti Sosial di Pangkal Duri Tanjab Timur


Senin, 27 Mei 2019 | 21:26:07 WIB


/ istimewa

JAMBI - Kepala sekolah bersama guru dan siswa SMA Negeri 2 Kota Jambi, Sabtu (25/5/2019) lalu, melakukan kegiatan bakti sosial, di Desa Pangkal Duri, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjab Timur.

Kehadiran rombongan yang dipimpin Kepala SMA Negeri 2 Kota Jambi, Halinar, untuk menyerahkan bantuan uang tunai senilai kurang lebih Rp 10 juta kepada warga Pangkal Duri yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu.

Selain uang, juga diserahkan keperluan hidup selama korban berada di pengungsian, seperti sembako dan pakaian layak pakai hasil sumbangan siswa-siswi dan guru selama bulan Ramadan. Apa yang diserahkan ini, diharapkan bisa bermanfaat bagi korban yang saat ini membutuhkan pertolongan, akibat harta benda habis terbakar.

“Alhamdulillah untuk korban kebakaran di Desa Pangkal Duri, SMA 2 Kota Jambi bisa ikut memberikan bantuan,” ujar Kepala SMA Negeri 2 Kota Jambi Halinar, Senin (28/5/2019).

Dikatakan Halinar, kegiatan ini merupakan inisiatif kepengurusan OSIS yang kemudian disampaikan ke kepala sekolah untuk direalisasikan. Setelah disetujui, rencana ini segera ditindaklanjuti.

“Ini kegiatan sangat positif dan bisa meringankan beban sesama manusia yang saat ini membutuhkan. Setiap pagi di bulan puasa ini, kita kumpulkan dana yang sifatnya tidak mengikat atau tidak memaksa,” jelasnya.

Setelah terkumpul, Sabtu lalu, kata Halinar, dirinya bersama perwakilan guru dan siswa SMA Negeri 2 Kota Jambi, menuju lokasi kebakaran di Pangkal Duri, baik melalui darat maupun laut, menggunakan speed boat.

“Meski melelahkan, tapi ini bukan rintangan, kita tetap melanjutkan perjalanan. Kita puas dapat melihat saudara yang menjadi korban dan menyerahkan bantuan langsung,” katanya.

Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan. Apalagi dirinya menilai SMA Negeri 2 selalu tanggap terhadap persoalan sosial, seperti rutin melakukan penggalangan dana dan menyerahkan langsung.

“Siswa tidak sungkan mengumpulkan sumbangan baik di sekolah maupun di masyarakat. Kita mengajarkan peserta didik bukan hanya soal akademik maupun non-akademik, tetapi jiwa sosial juga,” paparnya.

Apalagi saat ini pendidikan karakter merupakan salah satu point penting di pembelajaran kurikulum 2013. Makanya, sebagai bentuk implementasi, siswa perlu mempraktikkan langsung dengan melibatkan diri di tengah masyarakat yang membutuhkan.

“Kita tanamkan sejak dini dan berharap hingga dewasa nantinya tetap tertanam,” sebutnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para korban, dan berdoa agar korban diberi kekuatan dan selalu tabah menerima ujian.

Karena bukan hal yang mudah kehilangan harta benda seperti rumah yang selama ini menjadi tempat mereka bercengkrama dengan keluarga. “Semoga ujian ini cepat berlalu dan membawa berkah, amin,” katanya.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments