Selasa, 25 Juni 2019

Cegah Aksi Coret Seragam, SMP 22 Kota Jambi Sediakan Kain Panjang


Senin, 27 Mei 2019 | 22:04:18 WIB


Kepala SMP 22 Kota Jambi Erdalena
Kepala SMP 22 Kota Jambi Erdalena / metrojambi.com

JAMBI - Hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMP diumumkan 29 Mei mendatang. Beberapa sekolah jauh-jauh hari telah mewaspadai siswanya untuk tidak melakukan aksi coret-coret seragam dan konvoi paska hasil ujian diumumkan.

Guna mewaspadai kejadian tersebut, sejumlah sekolah memanggil siswa dan orangtua untuk mengambil hasil ujian nasional. Penyerahan akan dilakukan sore hari jelang berbuka puasa.

Seperti yang akan dilakukan di SMP Negeri 22 Kota Jambi. "Untuk penyerahan hasil UN, kita undang anak beserta orangtua," ujar Kepala SMP Negeri 22 Kota Jambi Erdalena, Senin (27/5/2019).

Menurutnya, hal ini lebih efektif dalam meminimalisir kenakalan remaja yang sulit dicegah dan menjadi kebiasaan, seperti aksi coret seragam sekolah dan konvoi di jalanan, sehingga mengganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat pengguna jalan.

"Jadi, setelah mendapatkan hasil UN, anak langsung pulang dengan orangtuanya," katanya.

Erdalena menyebutkan, pengumuman hasil UN tahun ini dalam suasana bulan Ramadan atau tengah menjalani ibadah puasa. Untuk itu, pihaknya berencana pengumuman dilakukan jelang waktu berbuka puasa atau sekitar pukul 16.00 WIB.

"Kita akan buat acara penampilan anak Kelas IX dan buka puasa bersama di sekolah," ungkapnya.

Selain itu, siswa tidak diperkenankan mengenakan seragam sekolah, baik seragam putih biru atau seragam Pramuka tetapi siswa harus mengenakan pakaian ada melayu seperti Teluk Belango bagi laki-laki dan rengkuluk bagi perempuan untuk menghindari coret seragam.

"Kita juga sediakan kain panjang untuk melampiaskan siswa coret-coret," jelasnya.

Sekolah juga akan langsung menyelesaikan administrasi siswa saat itu juga, seperti penyerahan Surat Keterangan Hasil Ujian atau SKHU. Ini dilakukan agar siswa tidak ada kesempatan berkumpul dan merencanakan kegiatan negatif. "Minimal selesai buka puasa penyerahan hasil belum rampung," paparnya.

Ia berharap, kebijakan yang diambil sekolah dapat dipatuhi peserta didik dan orangtua tentunya dapat mendukung demi keselamatan dan keamanan bersama. Pihaknya tidak ingin nantinya mendapat kabar anak didiknya bermasalah di masyarakat saat merayakan kelulusan atau mengalami kecelakaan.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments