Minggu, 21 Juli 2019

Syarat Pembubaran Koperasi di Dua Kabupaten Masih Belum Lengkap


Selasa, 28 Mei 2019 | 10:46:44 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Sebanyak 584 koperasi UMKM di Provinsi Jambi yang diusulkan kepada Deputi Bidang Kelembagaan Menteri Koperasi RI untuk dibubarkan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi Hamdan mengatakan, ternyata setelah diajukan dan diverifikasi oleh kementerian, namun ada 2 kabupaten diantaranya yang diusulkan untuk dibubarkan itu masih terdapat kekurangan yang harus mereka lengkapi.

"Seluruhnya itu sebanyak 584, di Kabupaten Bungo ada 18, dan Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) ada sekitar 120 koperasi, ini masih ada yang kurang," ungkapnya saat dijumpai diruang kerjanya, Senin (26/5/2019).

Hamdan melanjutkan, pengajuan untuk pembubaran koperasi UMKM ini sejak tahun 2016 lalu, kemudian di 14 Mei 2019 pihaknya telah menerima surat dari Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi agar dapat melengkapi kekurangan tersebut.

"Karena akta pendirian yang asli tidak ada dan surat kehilangan dari kepolisian tidak ada, kami juga sudah membuat surat kepada koperasi UMKM yang membidangi (Pemkab Bungo-Pemkab Tanjabbar, red) agar segera menindaklanjuti dan melengkapi kekurangan itu," jelasnya.

Sedangkan untuk dikabupaten lain, kata Hamdan, tidak tercantum dalam surat Kementerian. "Barangkali sudah meenuhi syarat. Seperti di Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh kan nggak ada, alias nol," tuturnya.

Ini berdasarkan surat dari kementerian terkait kepada seluruh provinsi di Indonesia termasuk di Provinsi Jambi. Dua kabupaten diantaranya, masih ada persyaratan yang harus mereka penuhi sampai dengan tanggal 1 Juli 2019 mendatang.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments