Jumat, 27 November 2020

Berstatus Terdakwa, Romzi akan Diberhentikan Sementara Dari Jabatan Kades


Jumat, 31 Mei 2019 | 19:43:16 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

MUARABULIAN - Kemas Romzi Putro (49), seorang kepala desa (kades) di Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah dilaporkan atas dugaan penggelapan dalam jabatan atau penyerobotan lahan, dan pemalsuan.

Romzi sempat dijemput paksa dari kediamannya oleh anggota Satreskrim Polres Batanghari pada Rabu (2/5/2018) lalu, karena tidak mengindahkan panggilan yang dilayangkan penyidik.

Saat itu, sesuai dengan laporan polisi nomor : LP /B- 92 / VI/2017/ Spk / Res Batanghari tanggal 12 Juni 2017, Romzi tersandung perkara penggelapan dalam jabatan dan atau penyerobotan lahan dan atau pemalsuan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 374 ayat (1) dan atau pasal 385 ayat (1) dan atau pasal 263 ayat (2) KUHP.

Korbannya bernama Anazri (52), warga RT 02 Desa Tanjung Putra, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari. Kejadiannya tahun 2007 lalu.

Romzi diamankan dengan barang bukti berupa satu buah sporadik atas nama Anazri, kwitansi pembayaran, dan surat jual beli.

Belakangan, Romzi yang penahananya sempat ditangguhkan ternyata telah menjalani sidang kedua di Pengadilan Negeri Muara Bulian pada 22 Mei 2019 lalu. Majelis hakim tang menyidangkan perkara ini diketuai Dsrman P. Nababan. Sidang selanjutnya akan digelar 11 Juni 2019, dengan agenda pembacaan tuntutan jaksa.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Batanghari Takdirman mengatakan, karena sudah bertatus terdakwa Romzi akan diberhentikan sementara.

"Dalam Peraturan Permendagri itu ada aturannya, jadi bisa diberhentikan sementara. Bila ancaman di atas 5 tahun maka dapat diberhentikan sementara," kata Takdirman, Jumat (31/5/2019).

Siapa yang akan menggantikan Kades tersebut nantinya sesuai dengan wewenang Camat setempat. "Pelaksana harian (Plh) nya nanti sesuai pengusulan Camat," pungkas Takdirman.


Penulis: Chy
Editor: Ikbal Fetdiyal


TAGS:


comments