Jumat, 7 Agustus 2020

Lelang Proyek Perumahan SAD Digelar Usai Lebaran


Senin, 03 Juni 2019 | 21:42:17 WIB


Arief Munandar
Arief Munandar / Dok.metrojambi.com

JAMBI - Setelah Lebaran nanti, lelang pelaksanaan proyek Perumahan Suku Anak Dalam (SAD) di Provinsi Jambi kembali akan dilaksanakan dengan menggunakan anggaran pusat.

Tahun lalu, proyek ini berlokasi di Kabupaten Tebo namun gagal penyelesaiannya. Hal tersebut dikarenakan wanprestasi dari pihak pengembang yang berakhir blacklist.

Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi Arief Munandar mengatakan, tahun ini pelaksanaannya dilakukan di dua kabupaten, yakni Sarolangun dan Merangin.

Akan tetapi, Arief menyebut anggaran yang disediakan pusat tahun ini lebih kecil dari pada tahun lalu. Untuk dua lokasi tersebut tersedia hanya Rp 2,4 miliar. Sementara tahun lalu, untuk satu Kabupaten Tebo saja sudah disiapkan Rp 4,5 miliar.

"Dua lokasi dengan total luas lahan 2,5 hektare. Kalau tidak salah jumlahnya 62 unit rumah," ujar Arief, Senin (3/6/2019).

Saat ini persiapan lelang sudah dilaksanakan. Sedangkan untuk pembukaan pendaftaran lelang kemungkinan akan dimulai selepas Lebaran nanti. Arief mengatakan untuk mengantisipasi terjadi hal serupa di tahun lalu, pihaknya harus ekstra teliti.

"Kami akan mengecek perusahaan tersebut. Apalah permodalannya cukup, kantornya dimana, alatnya ada atau tidak, teknisi, dan tenaga lainnya di perusahaan itu," kata Arief.

Sementara untuk kelanjutan proyek perumahan SAD yang Terbengkalai tahun 2018 tersebut, pihaknya berupaya untuk mendapatkan kucuran dana kembali. Namun, pihak kabupaten juga diminta untuk menyiapkan lahan perumahan lagi. Sebab, lahan yang sudah tersedia untuk proyek tahun lalu, tidak boleh lagi digunakan.

"Aturannya, kalau mau mendapatkan dana lagi, tidak boleh melanjutkan yang kemarin. Karena lahan tersebut sudah dianggap bermasalah, lahan konflik. Jadi harus ada lahan lain, baru kita bisa usulkan lagi," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments