Selasa, 14 Juli 2020

Tarif Masuk dan Bea Parkir Objek Wisata di Kerinci Tak Sesuai Perda, Tim Saber Pungli Diminta Turun


Sabtu, 08 Juni 2019 | 17:20:30 WIB


/ metrojambi.com

KERINCI - Tarif masuk dan bea parkir objek wisata di Kabupaten Kerinci kembali menjadi sorotan. Pasalnya, tarif masuk dan bea parkir objek wisata milik Pemkab Kerinci yang dikelola pihak ketiga tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang telah ditetapkan.

Seperti di objek wisata Danau Kerinci, Aroma Pecco, dan Air Terjun Telun Berasap. Sesuai Perda, tarif masuk untuk anak-anak Rp 2.000 dan dewasa Rp 4.000, sedangkan parkir roda dua Rp 2.000, roda empat Rp 4000 dan roda enam Rp 6.000.

Namun pada kenyataannya, tarif masuk dan bea parkir yang dipungut pihak pengelola lebih mahal dari yang ditetapkan.

Net, salah seorang pengunjung mengatakan, untuk objek wisata Danau Kerinci retribusi tiket masuk Rp 10 ribu dan parkir Rp 10 ribu. "Aroma Pecco karcis masuk juga 10.000 dan parkir malah 20.000," sebutnya.

Dikatakannya lagi, padahal pemerintah daerah telah menetapkan besaran retribusi tiket masuk dan parkir. Spanduk juga telah dipasang di sejumlah objek wisata.

"Kita minta pihak penegak hukum atau tim saber pungli untuk menindak oknum yang tidak bertanggungjawab yang telah melakukan pungli ini," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Kerinci, Ardinal telah meminta kepada pengunjung untuk tidak membayar retribusi melebihi Perda yang telah ditetapkan.

"Jangan dibayar, jika harga tiket masuk dan parkir di atas Perda," ujarnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments