Selasa, 14 Juli 2020

Tarif Masuk Objek Wisata Milik Pemkab Kerinci Kemahalan, Warga Pilih Liburan ke Sumbar


Minggu, 09 Juni 2019 | 18:58:43 WIB


Taman Pertiwi, salah satu objek wisata di Kabupaten Kerinci yang dikelola BUMDes
Taman Pertiwi, salah satu objek wisata di Kabupaten Kerinci yang dikelola BUMDes / Metrojambi.com

KERINCI - Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada momen libur Idul Fitri tahun ini, warga kembali mengeluhkan mahalnya tarif masuk dan bea parkir objek wisata milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci yang dikelola oleh pihak ketiga.

Meski sudah ada Peraturan Daerah (Perda) mengenai tarif masuk dan bea parkir di Objek Wisata milik Pemkab Kerinci, namun pihak pengelola tetap tidak peduli. Mereka tetap menaikkan harga, sehingga warga yang akan berkunjung pun mengeluh.

Betapa tidak, di objek wisaya Danau Kerinci misalnya, tarif parkir mencapai Rp 20.000. Kemudian di Aroma Pecco, tarif parkir Rp 10.000 dan tarif masuk Rp 15.000. Begitu juga di Air Terjun Telun Berasap, tarif masuk juga dipatok Rp 15.000.

Mahalnya tarif masuk dan bea parkir membuat warga mencari alternatif lain untuk mengisi liburan. Salah satunya, dengan mengunjungi objek wisata yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) karena lebih murah.

Adapun objek wisata yang dikelola BUMDes seperti Taman Pertiwi di Desa Pendung Talang Genting, Kecamatan Danau Kerinci, serta Pantai Pasir Panjang Tanjung Tanah dan Pantai Indah Koto Petani.

Tidak hanya itu, sebagian warga juga memilih mengisi liburan dengan mengunjungi objek wisata di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), seperti Pantai Carocok dan kawasan Mandeh.

"Banyak juga warga yang memilih berwisata di objek wisata yang dikelola oleh BUMDes, karena tiket masuk dan parkir lebih terjangkau. Selain itu, lokasinya bersih dan permainan juga banyak di sana," ungkap Fitri, salah seorang warga Kerinci.

Di Taman Pertiwi, pengunjung hanya dikenakan tikwt masuk Rp 3.000. Sedangkan di Pantai Panjang Tanjung Tanah, tiket masuk dipatok Rp 5.000 dan parkir juga Rp 5.000.

"Terima kasih buat semua pengurus taman Pertiwi dan Pantai Panjang Tanjung Tanah, saya bangga sekali dengan semua anggota dan juga kades yang sangat perhatian, karena tidak mengambil keuntungan yang melebihi," kata Mukhlis, warga lainnya.

Sementara itu, Badri warga lainnya, mengatakan ia dan keluarganya lebih memilih liburan keluar daerah, yakni ke Pantai Carocok, Painan, Sumatera Barat.

"Kami lebih memilih berwisata keluar daerah. Selain alamnya indah, kebersihan dan pengelolaan aset wisatanya sangat profesional, sehingga masyarakat tidak merasa keberatan," ujarnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments