Minggu, 25 Oktober 2020

Tim Saber Pungli Diminta Tangkap Pelaku Pungli di Objek Wisata Kerinci


Minggu, 09 Juni 2019 | 21:57:56 WIB


Sejumlah oknum saat melakukan pungli di jalan sekitar objek wisata Air Terjun Telun Berasap
Sejumlah oknum saat melakukan pungli di jalan sekitar objek wisata Air Terjun Telun Berasap / metrojambi.com

KERINCI – Praktik pungutan liar (pungli) di sejumlah objek wisata di Kabupaten Kerinci masih ditemukan pada momen liburan Idul Fitri tahun ini. Pungli diduga dilakukan oleh oknum pihak ketiga yang mengelola objek wisata tersebut.

Yang paling menjadi sorotan yakni pungli di objek wisata Danau Kerinci, Air Terjun Telun Berasap, dan Aroma Pecco. Bahkan di Danau Kerinci, warga yang hanya ingin melintasi jalan di sekitar Danau Kerinci tetap dimintai uang oleh pelaku pungli.

Tidak tanggung-tanggung, karcis masuk hingga parkir pun bisa naik 5 kali lipat dari angka yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Artinya, spanduk yang telah dipasang oleh Pemerintah Daerah di setiap objek wisata Kerinci terkait perda karcis masuk dan parkir, tidak diindahkan.

"Tim Saber Pungli Kerinci seharusnya turun ke lapangan untuk menangkap oknum yang melakukan pungli di tempat wisata, jangan dibiarkan seperti ini," ujar salah seorang pengunjung Danau Kerinci.

Sebelumnya, untuk menghindari terjadinya pungutan liar (Pungli) di setiap objek wisata milik Pemerintah Kabupaten Kerinci setiap libur lebaran, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Kerinci telah menyebarkan spanduk disetiap objek wisata.

Spanduk yang dipasang di setiap objek wisata adalah, terkait dengan Peraturan Daerah (Perda) di setiap objek wisata. Dimana, biaya masuk ke objek-objek wisata yang kita kelola sudah ada perdanya. Untuk dewasa Rp 4.000 dan anak-anak Rp 2.000.

Selain biaya masuk, didalam perda tersebut juga telah diatur untuk biaya parkir bagi para pengunjung. Biaya parkir di objek wisata yakni roda dua Rp 2.000 dan roda empat Rp 4.000.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments