Minggu, 21 Juli 2019

Kehadiran ASN di Tanjabtim Capai 90 Persen


Senin, 10 Juni 2019 | 13:42:27 WIB


Apel bersama sekaligus sidak absensi di hari pertama masuk kerja di lingkungan pemkab Tanjabtimur
Apel bersama sekaligus sidak absensi di hari pertama masuk kerja di lingkungan pemkab Tanjabtimur / Nanang Suratno/Metrojambi.com

MUARASABAK-Pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1440 H kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintahan Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) capai 90 persen. Hal ini dilihat dari kegiatan apel bersama sekaligus sidak absensi di hari pertama masuk kerja. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanjabtim, Sapril saat memimpin apel dan sidak mengatakan, jika dilihat dari kehadiran di angka 90 persen. Artinya kedisiplinan ASN di lingkup pemerintahan Tanjabtim tetap terjaga.

"Ini harus dipertahankan. Meskipun ada beberapa ASN yang izin karena sakit," katanya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Asisten III sekda Tanjabtim Asman Daydy, kegiatan apel bersama sekaligus sidag ini merujuk pada perintah Menpan, Mendagri, yang diturunkan kepada setiap kepala daerah. Jika dalam apel dan sidag ada ASN yang tidak hadir maka akan di berikan sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53.

"Makanya,ada apel sekaligus sidag yang dipimpin sekda tadi," ujarnya.

Tidak hanya itu, selain PP 53 akan diberikan kepada ASN yang tidak hadir pemerintah juga memberikan sanksi berupa pemotongan TPP sebesar 15 persen. Sedangkan bagi PHTT sanksi di kembalikan kepada kepala OPD masing-masing.

"Nah yang hadir tapi tidak ikut apel TPP nya juga kena potong sebesar 5 persen," tegasnya.

Dilanjutkannya sidak absensi ASN ini akan dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut. Sanksi yang sama juga akan tetap diberikan kepada ASN yang tidak masuk kerja. Jika dalam 3 hari berturut-turut maka sanksi lain jelas akan di berikan.

"3 hari akan kita lakukan,sanksi jelas akan di tingkatkan," jelasnya.

Tidak hanya bagi ASN lingkup Pemerintahan Tanjabtim sama, sidak absensi selama 3 hari berturut-turut ini juga akan dilakukan hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.

"Nanti akan ada tim yang turun ke bawah. Jadi seluruhnya akan kita sidak," tandasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments