Senin, 26 Agustus 2019

Sidak Hari Pertama Kerja, BKPSDM Kerinci Cek ke Semua OPD


Senin, 10 Juni 2019 | 14:05:22 WIB


Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kerinci melaksanakan sidak ASN.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kerinci melaksanakan sidak ASN. / Dedi/Metrojambi.com

KERINCI - Cuti panjang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah/2019 masehi yang hampir 11 hari untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci sudah selesai. Hari ini, Senin (10/6/2019) mereka harus melakukan aktivitas seperti biasa. 

Di hari pertama kerja setelah cuti panjang ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kerinci melaksanakan sidak ASN.

Sidak di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilakukan oleh BKPSDM Kabupaten Kerinci sesuai dengan instruksi Bupati Kerinci.

Sidak yang dimulai pada pukul 09.00 WIB usai pelaksanaan apel pertama di Kantor Bupati, Kadis BPSDMD Kerinci, Syahril Hayadi, didampingi Kabid PKMP, Romui Eladi dan Kabid PPKPK, Jondri Ali. Satu persatu OPD dan Kantor Camat mereka kunjungi melihat absen kehadiran di hari pertama masuk kerja.

Jondri Ali, Kabid Pendataan Pengembangan Karir dan Penilaian Kerja BKPSDM mengatakan setelah cuti bersama hari raya idul fitri, BKPSDM melakukan sidak bagi ASN yang tidak melaksanakan tugas sebagaimana tugas mereka sebagai ASN. Sidak ini dilaksanakan ke semua perangkat daerah.

"Kita melakukan pemantauan dengan menyasar perangkat daerah, badan dan kecamatan," katanya.

Jondri Ali menyebutkan sidak pertama kali masuk kerja usai libur lebaran ASN ini dilakukan sesuai instruksi Bupati bagi yang tidak hadir akan ditindak tegas.

Dikatakannya, setelah cuti bersama hari raya idul fitri, BKPSDMD melakukan sidak bagi ASN yang tidak melaksanakan tugas sebagaimana tugas mereka sebagai ASN.

Ditegaskan Jondri Ali, bahwa bagi mereka yang tidak hadir, sesuai intruksi Bupati Kerinci, TPP untuk bulan Juni tidak akan diberikan. "Bagi yang tidak hadir, maka mereka akan tidak menerima TPP bulan Juni, itu sebagai sangsi atau hukuman bagi mereka yang tidak melaksanakan tugas setelah cuti bersama setelah hari raya idul fitri," tegas Jondri Ali.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments