Minggu, 9 Agustus 2020

Sering Merusak Tanaman, Warga Jangkat Resah dengan Keberadaan Babi Hutan


Senin, 10 Juni 2019 | 21:14:53 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

BANGKO - Sejak awal puasa hingga saat ini, masyarakat Jangkat, Kabupaten Merangin resah. Pasalnya, ratusan babi hutan merusak tanaman sehingga banyak warga merugi.

Tanaman warga yang ada di kebun seperti kentang, ubi bahkan sampai tanaman padi, juga dirusak ratusan kawanan babi liar ini.

Parahnya lagi, hama jenis babi ini sudah tidak takut-takut lagi dan nekat merusak tanaman milik warga yang berada di pekarangan rumah.

Seperti yang dikatakan Herman, penasehat salah satu kelompok Persatuan Buru Babi (Perbi). Menurutnya, ratusan ekor babi liar ini sudah lama meresahkan warga. Dikatakannya, salah satu cara untuk membasmi binatang ini hanya dengan memburu dan memasang jerat, namun efektif untuk membasmi babi.

"Kalau kami berburu banyak yang terbunuh, lima sampai enam ekor babi tapi jumlahnya sangat banyak satu kelompok babi bisa mencapai ratusan ekor," kata Herman, Senin (10/6/2019).

Selain merusak, kawanan babi juga memakan nyaris semua jenis tanaman warga yang ada di kebun, sehingga sudah banyak tenaman warga yang dirusak.

"Musim babi kali ini tidak seperti biasanya, tahun ini kelompok babi sangat banyak bahkan kami kewalahan untuk membasmi," katanya lagi.

Ia mengimbau jika ingin tanaman di kebun aman dari serangan babi, warga harus menginap di kebun untuk menjaga tanaman dan mengusir babi-babi ini.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments