Jumat, 22 November 2019

Triwulan I 2019, 400 Lebih TKI Asal Jambi Bekerja Keluar Negeri


Senin, 10 Juni 2019 | 22:33:07 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi mencatat terdapat ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jambi yang bekerja keluar negeri pada triwulan I tahun 2019. Ini merupakan jumlah TKI yang terdata secara legal.

Kepala Bidang Pembinaan, Pelatihan, Penempatan Tenaga Kerja dan Produktivitas Disnakertrans Provinsi Jambi Cikmas Hadi mengatakan, TKI yang terdata secara legal tersebut berjumlah lebih dari 400 orang.

"Sedangkan yang terhitung per Mei kemarin sedikitnya 45 orang menjadi TKI," tuturnya, saat dijumpai di ruang kerjanya.

Cikmas menyebut, TKI ini didominasi oleh laki-laki yang menjadi tenaga perawat maupun sektor industri dan manufaktur lainnya. "Sedangkan negara tujuan mereka terlebih ke Singapore, Hongkong dan sebagian kecil ke Malaysia. Untuk Malaysia sendiri saat ini tidak menjadi pilihan lagi, dikarenakan upahnya yang kecil," jelasnya.

Ditanya mengenai jumlah target TKI untuk bekerja ke luar negeri, Cikmas mengaku pihaknya tidak mematok atau membatasi limit kuota TKI. "Tidak ada target. Masyarakat yang ingin dilayani berapapun jumlahnya kita layani," sampainya.

Sedangkan bagi TKI yang mengundurkan diri sebelum masa kontrak kerjanya habis, kata dia,  maka akan dikenakan biaya denda oleh perusahaan atau majikannya. "Tergantung peraturan negara penempatan," kata Cikmas.

Menurutnya, jika sudah berbicara mengenai aturan penempatan, pihaknya hanya memberikan perlindungan upah. Namun kalau sudah mengundurkan diri, tiap negara memiliki aturannya masing-masing terhadap TKI tersebut.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments