Selasa, 20 Agustus 2019

Nasib PT JII Diputuskan Akhir Juni


Selasa, 11 Juni 2019 | 16:34:05 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Nasib PT Jambi Indoguna Internasional (JII) selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jambi akan diputuskan paling cepat pada akhir Juni nanti. Ini setelah nama tim kajian yang diisi akademi dan eksekutif akan segera di SK-Kan Gubernur.

Pembentukan ini sebelumnya diminta oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), guna mencari akar permasalahan BUMD tersebut yang selalu merugi sejak awal pembentukannya pada 2001 silam.

Kepala Biro Administrasi Ekonomi dan SDA Setda Provinsi Jambi Mukhtamar Hamdi mengatakan, pembentukan tim tengah berproses di Biro Hukum, untuk disahkan dan menunggu persetujuan Gubernur.

"Kita berharap sebelum lebaran ini selesai prosesnya untuk diteken Gubernur, agar tim bisa kerja," ujarnya, Selasa (11/6/2019).

Setelah disahkan, nantinya hasil evaluasi tim terhadap PT JII akan segera diputuskan. "Karena KPK juga minta secepatnya, paling tidak Juni ini sudah ada nasib PT JII apakah dibubarkan atau pertahankan," terangnya.

Selanjutnya, PT JII ini sendiri nantinya setelah dikaji tim khusus tidak lepas dari tiga pilihan. Menurut Mukhtar tiga pilihan itu apakah mau di revitalisasi, likuidasi atau privatisasi.

Padahal, kata Mukhtar, pihaknya juga sudah memberikan solusi kepada BUMD yang diketahui terakhir bergerak di bidang jasa ini. "Kita minta revitalisasi usaha, buka bentuk bisnis sesuai potensi daerah, kemudian efiensi kedalam agar tidak rugi banyak," jelasnya.

Namun, solusi itu nampaknya juga tak diindahkan pihak PT JII. "Finalnya kita lihat nanti dalam kajian tim saja," ujarnya.

Diketahui untuk penyertaan modal yang diberikan Pemprov Jambi pada PT JII tercatat sejak 2001 hingga 2017 saja sudah sekitar Rp 13 Miliar. Namun pemprov sama sekali belum pernah menerima deviden dari investasinya itu.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments