Selasa, 17 September 2019

Bolos Kerja Usai Libur Lebaran, Puluhan ASN Pemkab Bungo akan Disanksi


Selasa, 11 Juni 2019 | 21:43:17 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARABUNGO – Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo ketahuan bolos pada hari pertama kerja usai libur Lebaran, Senin (10/6/2019). Hal ini diketahui dari hasil inspeksi mendadak (sidak) kehadiran ASN yang dilakukan Pemkab Bungo.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bungo, Raden Wahyu Sarjono, mengatakan dari 5.261 ASN di Kabupaten Bungo, 91 diantaranya tidak masuk dihari pertama kerja. Dari jumlah itu, 30 orang diketahui mangkir alias bolos kerja.

“Dari 91 orang itu, 23 Dinas, izin 24 orang, sakit 21 orang, tugas belajar 17 orang, cuti 16 dan tanpa keterangan 30 orang,” ujar Wahyu, Selasa (11/6/2019).

Sementara itu, Bupati Bungo, H Mashuri  menegaskan, rekap kehadiran ASN akan dikirim ke MenPAN-RB. “Kita dapati beberapa ASN tidak masuk. Ya, rekapnya sudah kita pegang, akan kita kirim ke MenPAN-RB lewat IT (online/daring),” jelas Bupati.

Kehadiran ASN wajib dilaporkan ke MenPAN-RB berdasarkan surat MenPAN-RB No.B/26/M.SM.00.01/2019 tentang Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara sesudah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H yang dikeluarkan pada 27 Mei 2019.

Bagi ASN yang tidak masuk kerja tanpa disertai alasan yang sah pada Senin 10 Juni 2019, maka akan dijatuhi hukuman disiplin karena melakukan pelanggaran terhadap kewajiban Pasal 3 Angka 17 Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

Jika melanggar pasal itu, sanksi berupa hukuman disiplin ringan, sedang, hingga berat akan diterapkan kepada ASN yang mangkir. Sanksi ringan misalnya, berupa teguran tertulis maupun ringan. Sanksi sedang berupa penundaan gaji atau kenaikan pangkat. Sanksi berat berupa penurunan pangkat, pembebasan dari jabatan, hingga pemberhentian dengan hormat.

“Akan di sanksi sesuai aturan yang berlaku. Salah satunya uang Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) ASN di potong,” pungkasnya.


Penulis: Budi Prasetyo
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments