Selasa, 25 Juni 2019

49 Paket Proyek di Dinas PUPR Belum Ditenderkan


Rabu, 12 Juni 2019 | 22:39:54 WIB


Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi M Fauzi
Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi M Fauzi / dok.metrojambi.com

JAMBI - Sedikitnya 67 paket proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi telah berhasil ditenderkan dari total 116 paket pekerjaan, artinya masih tersisa 49 jenis pekerjaan lagi yang belum ditenderkan. Ini terhitung selama periode Januari hingga Mei 2019.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, M Fauzi mengatakan dari 67 paket yang dilelang tersebut terbagi di beberapa Satuan Kerja (Satker) diantaranya yakni 46 paket di Binamarga.

"Selebihnya ada di Cipta Karya dan Sumber Daya Air atau SDA," ujarnya kepada awak media, Rabu (12/6/2019).

Meskipun proses tender telah dilaksanakan, Fauzi menyebut masih ada tahapan sanggahan beberapa hari. Dan, dari proyek yang bernilai besar, tiga diantaranya masih dalam proses sanggah.

Selanjutnya, ditanya terkait rencana uji coba pekerjaan aspal karet di jalan Provinsi, Fauzi menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan perencanaan di satu titik. "Anggarannya Rp 600 juta dengan panjang 300 meter. Rencananya dikerjakan di jalan yang jalur dua," bebernya.

Dia menjelaskan, alasan dikerjakannya di jalan jalur dua, karena nantinya sebahagian jalur akan di pasang aspal karet dan sebelahnya lagi tetap menggunakan aspal hotmix.

Sementara, Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jambi Jafri saat dikonfirmasi menyampaikan bahwasanya laporan hingga akhir bulan Mei 2019,  keseluruhan jumlah proyek yang sudah terlelang sebanyak 225 paket.

"Itu yang sudah kita lelang. Diantaranya ada yang sedang dalam tahapan pembukaan penawaran, evaluasi, tahapan masa sanggah dan adapula yang sudah masuk ke ranah kontrak," terangnya.

Jafri juga membenarkan diantara paket yang telah dilelang itu berada di Binamarga. "Ya, salah satunya di Binamarga," ungkapnya.

Sedangkan mengenai keefektifan waktu dimulai bekerja sendiri, kata Jafri, setelah habis masa sanggah. "Tentu nantinya diserahkan ke OPD untuk dokumen semuanya, yang selanjutnya OPD melakukan proses kontrak. Untuk perkiraan waktu di pertengahan bulan Juni ini sudah dapat bekerja," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments