Selasa, 23 Juli 2019

Tindak Secara Hukum, Headline Harian Pagi Metrojambi Edisi Kamis, 13 Juni 2019

Pejabat yang Terlibat Ilegal Drilling, Kendaraan Dinas Ditarik , Jabatan Terancam Dicopot

Kamis, 13 Juni 2019 | 17:00:27 WIB


/

JAMBI – Adanya dugaan keterlibatan oknum pejabat Batanghari dalam permainan minyak ilegal di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, menuai respon sejumlah pihak, termasuk perusahaan sub kontraktor pertamina yang menguasai wilayah tersebut. 

Kepala HME PT Prakarsa Betung Meruo Senami Jambi (PBMSJ) Jambi, seperti dikutip dari antara, menyarankan persoalan ini ke ranah hukum. “Kita dari perusahaan sifatnya persuasif, kita telah memberikan peringatan dan sosialisasi bahwa menambang minyak secara ilegal itu berbahaya dan melanggar hukum, terkait penindakan terhadap oknum-oknum itu merupakan ranahnya penegak hukum,” ujarnya.

Pihak perusahaan tidak menampik bahwa terdapat oknum-oknum pejabat yang terlibat dalam penambangan minyak secara ilegal di desa itu. Bahkan beberapa kendaran dinas oknum pejabat tersebut kerap terekam kamera CCTV di portal EP-TAC PT.PBMSJ.

Salah satu oknum yang terekam kamera CCTV yakni kendaraan dinas milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batanghari. Menurut informasi yang beredar, hampir setiap hari kendaraan dinas tersebut keluar masuk kawasan penambangan minyak secara ilegal itu.

Sementara itu, Mobil Dinas (Mobnas) pejabat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batanghari yang kedapatan sering mondar-mandir di "Kampung Ilegal Drilling" Kecamatan Bajubang itu akhirnya ditarik.

Baca selengkapnya di Harian Pagi Metrojambi


Penulis: Chy
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments