Selasa, 23 Juli 2019

Penyidik Kejari Tebo Kembali Terima Pengembalian Uang Terkait Dugaan Korupsi PNPM Rimbo Bujang


Sabtu, 15 Juni 2019 | 11:07:56 WIB


Pengembalian uang hasil korupsi
Pengembalian uang hasil korupsi / Ade Sukma

MUARATEBO - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo, Jumat (14/6/2019), kembali menerima pengembalian uang hasil korupsi dari kelompok Simpan Pinjam (SP) terkait kasus korupsi PNPM Rimbo Bujang tahun 2014 lalu.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tebo Efan Apturedi mengatakan, uang yang dikembalikan berjumlah Rp 93.201.000.

"Uangnya langsung kita terima, disaksikan oleh jaksa penindakan Pidana Khusus," kata Efan.

Ditambahkannya, uang yang sudah diterima tersebut bakal disita dan dijadikan barang bukti untuk persidangan nanti. Efan pun menegaskan jika pengembalian uang tersebut tidak menghapus perbuatan pidana.

"Tetap diproses sesuai hukum dan perbuatannya. Soal ada unsur yang meringankan ya itu kita lihat pada fakta persidangan nanti," ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya juga tim penyididk Kejari Tebo telah menerima pengembalian uang hasil korupsi pada tindak pidana korupsi PNPM Rimbo bujang pada Selasa (14/5) lalu.

Pihak pengurus UPK Artha Makmur Rimbo Bujang beretikad mengembalikan uang diduga hasil korupsi. Nilai pengemalian barang bukti sekaligus merupakan bagian dari kerugian negara senilai Rp 259.067.000 diterima langsung oleh tim penyidik Kejari Tebo.

Uang tersebut kata Efan merupakan bagian dari kerugian negara senilia Rp 746.000.000. "Barang bukti uang senilai Rp 259.067.000 sudah kita terima dari pihak UPK Artha Makmur Rimbo Bujang. Saat ini barang bukti ini kita titipkan sementara di bendahara Kejari Tebo," sebut Efan.

Efan melanjutkan, uang diduga hasil korupsi dikembalikan tersebut merupakan bagian dari kerugian keuangan negara. Ini kata dia berdasarkan hasil audit BPKP perwakilan Jambi sebesar Rp. 746.000.000.

Selanjutnya tim penyidik melakukan penyitaan atas uang tersebut dan dijadikan barang bukti dalam tahap penuntutan. Sementara uang tersebut kata Efan dititipkan ke bendahara Kejari Tebo.

Terkait kasus ini, sebelumnya penyidik Kejari Tebo telah melakukan pengeledahan aset kantor PNPM di Rimbo Bujang. Diketahui beberapa dokumen dan barang bukti berupa uang dari hasil pengeledahan diamankan penyidik Kejari Tebo untuk dijadikan alat bukti tindak pidana korupsi PNPM sumpan pinjam Rimbo Bujang. Penyidik Kejari Tebo sampai saat ini sudah menetapkan tiga orang tersangka.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments