Senin, 16 September 2019

Ketua KONI Jambi: Hanya Atlet Peraih Medali yang Diberangkatkan ke PON Papua


Minggu, 24 Maret 2019 | 13:36:56 WIB


Ketua KONI Jambi berfoto bersama ketua Pelatda, Asisten I Setda Provinsi Jambi, dan kepala Diskepora Provinsi Jambi usai memeberikan keterangan pers, Sabtu (23/3)
Ketua KONI Jambi berfoto bersama ketua Pelatda, Asisten I Setda Provinsi Jambi, dan kepala Diskepora Provinsi Jambi usai memeberikan keterangan pers, Sabtu (23/3) / Metrojambi.com

JAMBI - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi Indra Armendaris mengatakan, pihaknya telah memutuskan hanya atlet peraih medali yang akan diberangkatkan ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua.

Hal ini disampaikan Indra usai pencanangan Pelatda Pra PON XX/2019 yang diikuti 216 atlet yang berasal dari 17 cabang olahraga,  Sabtu (23/3/2019), di Stadion KONI Jambi.

Dikatakan Indra, pada rapat anggota KONI tahun 2018 lalu diputuskan bahwa yang berangkat ke Papua atlet peraih medali. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan berangkat ke Papua itu tidak segampang membalik telapak tangan.

"Hitung-hitungannya satu orang ongkos mencapai 16 juta," ujarnya.

Oleh sebab itu Indra mengajak pelatih, asisten pelatih bisa menyiapkan atletnya untuk meraih prestasi dan meraih medali pada Kejurnas pra PON. Apalagi saat ini tengah digelar Pelatda bagi 17 cabor yang diprioritaskan lolos ke PON.

"Sudah diputuskan, berangkat Papua lolos medali, baik kerjurmas Pra PON maupun Kejurwil. Yang lolos (PON, red) berdasarkan peringkat tidak diberangkatkan. Kecuali nanti ada kebijakan," beber Indra.

Lebih lanjut Indra mengatakan, atlet yang meraih medali perunggu di Kerjuanas Pra PON posisinya belum aman. Bisa saja nantinya ada kebijakan lain dari induk cabor terkait keikutsertaan atlet di PON.

"Bisa saja nantinya yang diloloskan ke PON hanya finalis (di Pra PON, red). Artinya, hanya peraih emas dan perak yang lolos, perunggu tidak," pungkasnya.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments