Sabtu, 22 Februari 2020

Guru SMP 5 Kota Jambi Belajar ke China


Senin, 17 Juni 2019 | 21:54:16 WIB


Delismas
Delismas / metrojambi.com

JAMBI – Salah seorang guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Kota Jambi, atas nama Delismas, beberapa waktu lalu mendapat kesempatan emas mengikuti pendidikan dan pelatihan training ke luar negeri.

Guru bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMP Negeri 5 Kota Jambi ini mengikuti pelatihan di negara China lewat program Training Program In China For Excellent Teacher And Principals Of MOEC Republic Of Indonesia 2019 bersama dengan sejumlah guru lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Delismar, dengan mengikuti semua rangkaian kegiatan yang sudah dijadwalkan selama di negara tersebut.

Nantinya, ilmu yang didapat akan diaplikasikan di Indonesia, terutama untuk pendidikan di Kota Jambi. "Pembekalannya meliputi STEAM atau sains, teknologi, dan matematika," Kata Delismar, Senin (17/6/2019).

Selain belajar akademik, selama di negara yang memiliki tembok raksasa ini mendapat kesempatan belajar kebudayaan daerah setempat, adat istiadat, dan mengunjungi sejumlah sekolah dan museum. "Kurikulum di China dan Indonesia ada sedikit berbeda," imbuhnya.

Dijelaskannya, pembelajaran di China menerapkan pembelajaran kreatif antara siswa dan guru. Guru mendampingi langsung siswa belajar, terlebih siswa yang memiliki bakat dan kemampuan sesuai minat yang diinginkan peserta didik.

"Pola seperti ini, tentunya akan kita adopsi dan coba dikembangkan di Indonesia, terutama di Kota Jambi," paparnya.

Ia berharap, tahun ini Indonesia mengirim kurang lebih 1.000 guru ke luar negeri dan ke depan lebih banyak guru yang mengikuti training serupa di China yang telah mendapat pengakuan dunia."Negara kita juga harus bangkit karena telah mereformasi melalui revolusi mental," imbuhnya.

Dikatakannya, pendidikan di China juga mengadopsi kebutuhan pasar yang saat ini berkembang, sehingga perusahaan menyiapkan lapangan pekerjaan untuk peserta didik.

Bukan hanya akademik namun skill dan kemampuan siswa juga diberikan. "Itu alasan kita berkiblat pada China," katanya.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments