Senin, 3 Agustus 2020

Bupati Tanjabtim Larang Dokter dan Bidan Gadai SK Setelah Terima SK CPNS


Kamis, 20 Juni 2019 | 10:34:03 WIB


Penyerahan SK CPNS dari Kementrian Kesehatan RI, oleh Bupati Tanjabtimur, Romi Hariyanto
Penyerahan SK CPNS dari Kementrian Kesehatan RI, oleh Bupati Tanjabtimur, Romi Hariyanto / Nanang Suratno/Metrojambi.com

MUARASABAK- Sebanyak delapan orang tenaga kesehatan menerima Surat Keputusan (SK) CPNS dari kementrian Kesehatan RI. Ke-8 orang diantaranya 1 orang dokter dan 7 bidan. 

Sebelumnya ke delapan tenaga kesehatan ini merupakan tenaga PTT Kementerian Kesehatan RI. Setelah menerima SK, 1 dokter dan 7 bidan ini dilarang untuk menggadaikan SK.

Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto mengatakan, setelah menanti sekian lama tentunya para tenaga kesehatan yang menerima SK hari ini tentunya menjadi kebahagian tersendiri. Akan tetapi kebahagian itu jangan karena SK sudah di tangan, dan biasanya jika SK telah di tangan langsung buru-buru digadaikan.

"Saya tidak ikhlas memberikan SK ini jika sudah ada niatan seperti itu," kata Romi. Dikatakannya, larangan penggadaian SK ini bukan tidak beralasan, pasalnya dia tidak ingin melihat ASN di Tanjabtim ini yang memilki gaji yang minus. Jika minus dampaknya akan kehilangan semangat kerja.
"Boleh di gadai tapi harus bermanfaat," ujarnya.

Romi pun meminta kepada 8 tenaga kesehatan yang telah mendapatkan SK CPNS untuk dapat berkomitmen kepada Pemerintah Kabupaten Tanjabtim.
Salah satunya ikut membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Sama-sama mewujudkan sesuai dengan visi dan misi dan menjadi ujung tombak dalam pembangunan Tanjabtim.

"Mari bangun kabupaten kita ini. Jangan pula beberapa bulan kemudian ingin pindah. Bantu saya untuk membangun Tanjabtim," pinta Romi.
Romi pun kembali berpesan apa yang dilajukan kepada tenaga kesehatan yang menerima SK merupakan cerminan mewakili pemerintah di kalangan masyarakat.

"Berikan pelayan yang baik untuk masyarakat. Sesuai bidang masing-masing," harap Romi.

Harapan Romi pun kembali di utarakan kepada 8 Tenaga kesehatan untuk memprioritaskan pelayanan medis kepada masyarakat. Kemudian Romi pun meminta agar dengan diterimanya SK CPNS ini di harapkan dapat menambah semangat kerja.

"Berikan pelayanan yang baik. Jangan begitu terima SK kinerja jadi turun. Saya tidak mau itu terjadi. Buat kerja lebih bersemangat dengan SK ini," tandas Romi.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments