Rabu, 28 Oktober 2020

Janji Benahi Pelayanan Publik, Bupati Masnah Janji Panggil P2TP2A


Kamis, 27 Juni 2019 | 12:47:17 WIB


Masnah Busro
Masnah Busro / Dok.metrojambi.com

SENGETI - Bupati Muaro Jambi akan memangil instansi terkait yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik pada Pusat Pelayanan Terpadu Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Dinas Sosial, Kabupaten Muaro Jambi.

Pemanggilan ini berkaitan dengan pemberitaan sebelumnya, bahwa Ombudsman RI Perwakilan Jambi mengangap bahwa P2TP2A Kabupaten Muaro Jambi belum memenuhi kriteria sebagai pelayanan publik yang baik bagi masyarakat.

Hal ini diketahui setelah pihaknya mendapat banyak pengaduan terkait tingginya kasus asusila terhadap anak di bawah umur di Muaro Jambi.

"Setelah kita mendapatkan banyaknya aduan itu, lalu kita bentuk tim, dan mengutus asisten untuk melihat languang kondisi di lapangan di Dinas terkait, untuk menindaklanjuti laporan-laporan atau pengaduan yang masuk ke kita," ujar Anggota Pelaksana Ombudsman Perwakilan Jambi, Abdul Rokhim.

Lebih lanjut, Rokhim menjelaskan bahwa terhadap hasil yang di dapat di lapangan, dapat disimpulkan bahwa P2TP2A Dinas Sosial Kabupaten Muaro Jambi belum memenuhi kriteria yang baik. Hal ini dinilai terhadap kesiapan petugas dalam memenuhi pelayanan di masyarakat.

"Dari sinilah kita mendapat informasi kalau P2TP2A Dinas Sosial Muaro Jambi belum memenuhi kriteria. Mulai dari segi personel, pelayanan dan standar pelayanannya. Personilnya saja hanya dua orang," sebut Rokhim.

Untuk itu, Masnah berjanji akan memanggil instansi terkait guna membahas langkah-langkah serta kebijakan yang tepat untuk dilakukan ke depan.

"Nanti Dinas Sosial akan saya panggil, Kita akan benahi agar pelayanan publiknya bisa lebih baik ke depan," sebut Masnah.

Masnah mengakui bahwa organisasi P2TP2A menjadi bagian yang sangat penting. Apalagi berdasarkan kasus-kasus asusila di wilayah Kabupaten Muaro Jambi yang sangat tinggi. Oleh larena itu, Pemkab Muaro Jambi dipastikan akan memperbaiki organisasi itu baik dari segi personel dan alokasi keuangannya.

"Ya, memang kasus asusila di muarojambi cukup tinggi. Contohnya di Bahar. Nanti akan kita benahi semua," terangnya.


Penulis: Sudir Putra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments