Kamis, 24 Oktober 2019

Todongkan Pisau ke Polisi, Seorang Residivis Dilumpuhkan dengan Tembakan


Senin, 01 Juli 2019 | 00:11:24 WIB


/ Metrojambi.com

JAMBI - Karim (40), warga Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi untuk mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang di kaki kanannya.

Sebelumnya, Karim terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Pasar karena melakukan perlawanan saat akan dilakukan penangkapan, Minggu (30/6/2019) sore, sekira pukul 17.30 WIB.

Informasi yang di dapat, Karim ditangkap karena telah melakukan aksi pencurian bersama satu orang rekannya. Dirinya beraksi di empat lokasi yang berbeda-beda dengan modus berkeliling di kawasan Pasar. Kemudian saat menemukan situasi dan korban dalam kondisi lengah, mereka langsung melakukan aksinya.

Setelah melakukan aksinya, Karim langsung berpindah-pindah tempat agar tak curigai oleh warga sekitar, dan untuk kembali melakukan aksinya. Karim sendiri merupakan rekan Ahmad Supriyadi tersangka pencurian sepeda yang terjadi beberapa bulan lalu yang kini telah menjalani masa proses hukum di pengadilan.

Kapolsek Pasar AKP Sandy Mutaqqin mengatakan, penangkapan tersangka Karim merupakan pengembangan dari kasus pencurian sepeda yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Dia target operasi kita dan dia seorang residivis yang sudah tiga kali keluar masuk penjara. Juga dua kali di tembak kakinya,” kata Sandy.

Disebutkan Sandy, Karim berhasil ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Pasar di Gang Siku, Kecamatan Pasar, Kota Jambi. Saat itu, tersangka sempat melakukan perlawanan dengan menodongkan sembilah pisau ke petugas yang diambil dari pinggangnya.

“Tersangaka berusaha melakukan perlawanan dengan cara berduel dan sambil mengeluarkan senjata tajam yang ada di badannya, namun berhasil anggota halau dan akhirnya tersangka terpaksa kita lumpuhkan,” terangnya.

Sementara itu, dari pengakuan tersangka saat hendak melakukan aksinya kembali, dirinya tidak mengetahui jika yang mendekat padanya tersebut adalah seorang polisi.

“Tadi ado orang be duo, cuman dak tau kalaw polisi,” kata Karim saat di wawancara awak media.

Karim juga mengakui jika hasil curiannya tersebut dijual dan di belikan narkoba seharga Rp 200 ribu untuk dipakai sendiri. “Kami belikan narkoba di Danau Gedang, Muaro jambi,” tutupnya.

Guna proses lebih lanjut, saat ini Karim ditahan di Mapolsek Pasar. Ia dijerat dengan pasal 2 Undang-Undang Nomor 12 dan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.


Penulis: Cr1
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments