Sabtu, 22 Februari 2020

Komentar Safrial dan Cek Endra Soal Kans Maju Pilgub Jambi


Minggu, 30 Juni 2019 | 13:14:59 WIB


Konferda dan Konfercab serentak PDIP Provinsi Jambi
Konferda dan Konfercab serentak PDIP Provinsi Jambi / Ist

JAMBI - Tiga kepala daerah hadir di acara dalam acara pembukaan Konfrensi Daerah (Konferda) V dan Konfrensi Cabang Serentak PDIP Provinsi Jambi di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi, Minggu (30/6/2019).

Dalam acara itu terlihat kehadiran dua politisi Golkar yang digadang akan maju di Pilgub 2020 mendatang yakni Sy Fasha walikota Jambi, Cek Endra bupati Sarolangun dan hadirnya Safrial Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Safrial,  yang memang kader PDIP.

Ketiganya duduk paling depan. Fasha terlihat duduk satu kursi dengan Safrial, sedangkan Cek Endra duduk berdampingan dengan Ketua DPD PDIP Provinsi Edi Purwanto. Namun usai acara pembukaan, Cek Endra dan Safrial memperlihatkan keakrabannya.

Keduanya berfoto dengan salam komando. Sehingga hal ini menimbulkan spekulasi apakah keduanya akan berpasangan di Pilgub nanti. Apalagi, Cek Endra berasal figur dari wilayah barat dan Safrial dari daerah Timur Provinsi Jambi.

Menanggapi hal ini, Cek Endra mengaku wajar saja jika dirinya digadang akan maju di Pilgub. Karena memang dirinya tidak bisa lagi maju di Pilbup karena sudah 2 periode. 

"Wajar saja jika masyarakat berpikir demikian," katanya ketika dikonfirmasi wartawan.

Namun Cek Endra, mengaku jika hubungan dirinya dengan Safrial memang sudah terjalin lama, bahkan sudah sepuluh tahun. 

"Ini bukan baru-baru ini saja, sudah lama," tukasnya.

Sementara Safrial, menyebutkan bahwa dirinya hanya tinggal menunggu keputusan dari partai untuk maju di Pilgub. Karena kata dia, pihaknya tidak ingin kejadian yang lalu terulang kembali. "Kami sudah diberi kepastian dari pihak lain, namun belum dari kami," katanya.

Safrial mengatakan jika dirinya saat ini masih menunggu lampu hijau atai keputusan  dari partai untuk maju di Pilgub. 

"Untuk sekarang masih kelap kelip lampunya," tutupnya sembil tertawa.


Penulis: Sahrial
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments