Kamis, 24 Oktober 2019

Terjaring Razia, Oknum Polisi Kabur Saat Diminta Menunjukkan KTA


Selasa, 09 Juli 2019 | 10:50:38 WIB


AKBP Herry Manurung
AKBP Herry Manurung / Metrojambi.com

JAMBI - Seorang oknum polisi berinisial JN, Senin (8/7/2019) sore, terjaring dalam razia penyakit masyarakat (pekat) yang digelar Polda Jambi. Meski sempat diamankan, namun oknum polisi yang disebutkan bertugas di Kabupaten Batanghari itu berhasil melarikan diri.

JN terjaring razia saat berada di Kos Ocean yang berlokasi di Lorong Tirtayasa, Jalan Kolonel Abundjani, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Saat petugas kepolisian datang, JN tengah bersama dengan dua orang perempuan.

Awalnya, JN sempat berupaya kabur namun berhasil ditangkap oleh petugas. Ia kemudian diinterogasi dan diminta menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepolisian.

Kepada petugas, JN mengaku baru datang untuk menjenguk istri. Namun JN mengaku tidak tinggal serumah, melainkan tinggal di rumah belakang.

"Sayo baru datang bang barusan, nak nengok istri, rumah aku di balakang," ujar JN.

Saat diminta menunjukkam KTA, JN meminta izin ke petugas untuk mengambil kartu identitas di rumah.

"Bentar bang, sayo nak ngambil KTA, rumah sayo di bawah tu," ujarnya sambil menunjuk ke arah rumah warga.

Tanpa dikawal petugas, ternyata JN justru melarikan diri dan berhasil lolos meski telah dikejar dua orang petugas dari Polda Jambi.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jambi AKBP Herry Manurung yang juga Kasatgas Tim II Pekat Siginjai, mengatakan operasi ini menyasar tindak pidana judi, asusila, peredaran miras, hingga premanisme.

"Kegiatan ini akan terus kita lakukan hingga 13 Juli mendatang. Kita menyasar ke perbuatan yang berbentuk asusila atau perbuatan yang mengandung unsur penyakit masyarakat," ujar Herry.

Terhadap oknum polisi berinisial JN, Herry mengatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Belum tahu jelas apakah memang anggota apa bukan. Nanti akan kita selidiki terlebih dahulu," ujarnya.


Penulis: Cr1
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments