Senin, 14 Oktober 2019

Tak Bisa Atasi PETI, Kades dan Camat di Merangin akan Dicopot


Rabu, 10 Juli 2019 | 20:58:45 WIB


Bupati Merangin Al Haris
Bupati Merangin Al Haris / metrojambi.com

BANGKO – Bupati Merangin Al Haris kembali mengingatkan Kepala Desa (Kades) dan Camat untuk membersihkan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di daerah masing-masing.

Ia menyebut, dari deadline 3 minggu yang diberikan kepada Kades dan Camat untuk membereskan masalah PETI itu, hingga hari ini, Rabu (10/7/2019), waktunya sudah berjalan 13 hari. Haris meminta, seluruh Kades dan Camat agar desa dan wilayahnya masing-masing sudah bebas dari PETI.

"Apabila tiga minggu tidak ada niat baik dari pemilik atau pemain PETI, maka saya dan jajaran Polres akan turun ke lokasi melakukan razia dan menangkap pelaku PETI," kata Al Haris (10/7/2019).

Al Haris menyebutkan, sejak diberikan deadline waktu sudah berjalan dua minggu dan waktu tinggal lebih kurang satu minggu lagi. "Kalau minggu depan Kades tidak bisa mengeluarkan mereka, sanksi akan saya berikan. Karena mereka yang membuat pernyataan dulu apalagi kalau kades yang terlibat," tegas Haris.

"Sanksinya bagi Kades yang terlibat, buktinya lengkap itu jelas bisa diberhentikan dari Kepala Desa, karena pernyataannya jelas menandatangani menolak PETI diatas materai, dan bisa langsung dicopot dari jabatannya," ujar Haris menambahkan.

Selain itu, Haris juga memberikan peringatan tegas bagi oknum ASN yang terlibat Peti, agar jangan main-main dengan PETI. "Kalau ASN terlibat nanti kita lihat perannya sebagai apa, apakah sebagai penyuplai minyak atau sebagai pemilik lahan, sanksinya diserahkan pada penegak hukum dan diproses," pungkasnya.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments