Sabtu, 20 Juli 2019

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ribu Benih Lobster dan Sidat Senilai Puluhan Miliar


Jumat, 12 Juli 2019 | 10:07:45 WIB


Penyelundupan ratusan ribu benih lobster dan sidat senilai puluhan miliar berhasil digagalkan anggota Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi, Kamis (11/7/2019) malam
Penyelundupan ratusan ribu benih lobster dan sidat senilai puluhan miliar berhasil digagalkan anggota Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi, Kamis (11/7/2019) malam / Ditreskrimsus Polda Jambi

JAMBI - Penyelundupan ratusan ribu benih lobster dan puluhan ribu benih sidat berhasil digagalkan anggota Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi. Rencananya, benih lobster dan sidat tersebut akan dikirim melalui perairan di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi.

Informasinya, barang bukti yang diamankan berupa 570.550 ekor benih lobster jenis pasir dan mutiara, serta 75 ribu ekor benih sidat. Jika dikonversikan, benih lobster dan sidat yang akan diselundupkan tersebut nilainya mencapai Rp 87 miliar.

Rinciannya, 542.200 ekor benih lobster jenis pasir dengan nilai Rp 81,33 miliar, 28.350 ekor benih lobater jenis mutiara dengan nilai Rp 5,67 miliar, dan 75 ribu ekor benih sidat dengan nilai Rp 75 juta.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS, didampingi Direktur Reskrimsus Kombes Pol Thein Tabero mengatakan, Kamis malam (11/7) sekira pukul 23.00 WIB, pihaknya berhasil menggagalkan aksi penyelundupan benih lobster dan benih sidat pada saat kendaraan yang membawanya melintas di Jalan Lintas Timur Sumatera.

Kendaraan tersebut diamankan di Desa Sungai Toman, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Saat itu, kendaraan tersebut dalam perjalanan menuju Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjabbar.

Saat diamankan, petugas menemukan barang bukti yakni benih sidat sebanyak 75.000 ekor yang dikemas dalam 30 kantong plastik dan dibagi dalam 15 box steyrofoam. Kemudian ada benih lobster sebanyak 570.550 ekor dengan rincian 542.200 ekor jenis pasir dan 28.350 ekor jenis mutiara yang dikemas dalam 2.922 kantong plastik dan dibagi kedalam 100 box steyrofoam.

"Jumlah sumber daya ikan yang berhasil diselamatkan senilai lebih kurang 87 miliar," ujar Muchlis.

Kasus itu bisa diungkap polisi setelah personil Subdit 4 Ditreskrimsus dan Tim Satgas Benih Lobster Ditreskrimsus Polda Jambi mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada yang membawa benih lobster dari Jambi menuju Tungkal Tanjabbar. Selanjutnya personil langsung melakukan penyelidikan di lapangan menyisir jalan jalur yang akan dilewati.

Sekira pukul 22.00 WIB, kemudian personil menemukan dua unit mobil yaitu satu mobil Avanza dan satu unit mobil truk warna kuning dengan nomor Polisi BH 8506 SM yang dicurigai membawa baby lobster melewati  Mapolres Muaro Jambi, maka dilakukan pengejaran.

Sesampainya di daerah Simpang 35 Dusun Bukit Baling Kecamatan Sakernan, Kabupaten Muaro Jambi maka dilakukan pencegatan dengan cara memberhentikan mobil truk, namun kemudian truk tersebut berhasil melarikan diri kearah Tungkal dan kembali dilakukan pengejaran mobil truk hingga sekira pukul 23.00 wib mobil tersebut masuk ke lorong Blok Aseng Dusun Sei Toman Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjab Timur, mobil truk tersebut berhenti dan sopir serta kerneknya langsung melarikan diri kedalam semak kebun sawit milik warga.

Kemudian personil dan warga setempat melakukan penyisiran dikebun sawit tersebut namun sopir dan kernek tersebut tidak ditemukan lagi dan kini seluruh barang bukti diamankan atau dibawa ke Mapolda Jambi guna penyidikan lebih lanjut dan melakukan koordinasi degan Badan Karantina Ikan Pengendali Mutu (BKIPM) Jambi.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments