Senin, 16 September 2019

Manfaatkan Limbah Kulit Bawang, Siswa SMA TT Juara Internasional Young Inventore And Exhibition


Kamis, 11 Juli 2019 | 13:27:03 WIB


Siswa, guru pendamping, dan komite SMA TT Abdurrahman Sayoeti Jambi saat berada di Malaysia
Siswa, guru pendamping, dan komite SMA TT Abdurrahman Sayoeti Jambi saat berada di Malaysia / Metrojambi.com

JAMBI - Prestasi membanggakan kembali berhasil dipersembahkan tiga pelajar andalan SMA Titian Teras Abdurrahman Sayoeti, Jambi. Ketiganya meraih medali emas tingkat internasional dalam ajang Internasional Young Inventore And Exhibition (IYSIE) atau lomba penelitian pelajar tingkat internasional di Kuala Lumpur- Malaysia 8-12 Juli lalu.

Keberhasilan inidisambut antusias sekolah, karena telah mengharumkan bangsa Indonesia dikancah internasional dengan meraih juara pertama dengan mendapatkan medali emas.

"Ketiga pelajar kita yang berhasil meraih prestasi itu, atas nama Ivka Achmad Raehan, Alwahidil Zuhri dan Amila Nuskiya," ungkap Kepala SMA TT, Encu Rusmana, Kamis (11/07).

Menurutnya, keberhasilan ketiganya tidak terlepas dari bimbingan dan pendampingan guru yang selama ini memberikan ilmunya kepada siswa, sehingga bisa mengalahkan pelajar dari negara lain.

"Terima kasih juga kepada guru pembimbing Irma Wachyuni Zainal," katanya.

Encu menyebutkan, tiga siswanya dinobatkan sebagai juara pertama dengan presentasi membuat kertas dari daur ulang sampah kulit bawang putih yang selama ini dibuang atau dibakar karena tidak bermanfaat.

"Tetapi ditangan anak- anak kita, limbah kulit bawang putih tersebut dijadikan media kerajinan tangan yang memiliki nilai jual tinggi," jelasnya.

Apa yang dipresentasikan para siswanya ini, ternyata menjadi daya tarik dan memikat hati para juri sehingga memberikan nilai tertinggi. Dikatakannya, dengan prestasi yang baru diraih ini menambah rentetan medali yang selama ini berhasil sekolah kumpulkan, dan ke depan akan terus berusaha menambah prestasi- prestasi lainnya.

"Kita selalu mendorong anak-anak untuk mengembangkan prestasi," imbuhnya.

Selain itu, sekolah juga membuka peluang besar bagi siswa- siswi yang ingin maju dengan fasilitas prasarana maupun guru pendamping yang memberikan arahan dan bimbingan. "Baik bidang akademik maupun non akademik," katanya.

Apalagi kegiatan tersebut didukung orangtua siswa, sehingga upaya sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan bisa terbantu dan dapat dilaksanakan dengan baik.

Sekolah juga akan memberikan penghargaan kapada para siswa yang telah berhasil memberikan prestasi, dengan memberikan reward atau penghargaan agar kedepannya lebih meningkat dan memotivasi siswa lain untuk melakukan hal serupa.

"Ini sebagai bentuk semangat atau penghargaan lah," ungkapnya.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments