Sabtu, 24 Agustus 2019

Dua Figur Cawagub Mengerucut, Ketua Pansel DPRD Belum Terima Usulan Nama


Senin, 15 Juli 2019 | 22:29:13 WIB


/ istimewa

JAMBI - Meskipun sudah mengerucut ke dua nama, yakni A Rahman dan Al Amin Nasution, namun belum ada pertemuan resmi antara Parpol koalisi pengusung Zola-Fachrori hingga kemarin.

Padahal, jika satu saja partai koalisi tak tandatangan atau menyetujui usulan itu, maka dipastikan pemilihan Cawagub pendamping Fachrori batal dilakukan.

Seperti diketahui, H Rahman, politisi PAN sekaligus Ketua Gapensi Provinsi Jambi, diusulkan oleh PAN bersama dua partai koalisi lain yakni PBB dan Hanura. Ini disepakati dalam pertemuan di Jakarta, Sabtu malam kemarin.

Sementara Senin (15/7), satu nama lainnya diusulkan oleh PKB yang tidak ikut serta dalam pertemuan di Jakarta. PKB akhirnya mengusulkan satu nama yaitu Amin Nasution.

Dua nama ini harus disepakati oleh seluruh partai koalisi. Jika satu saja partai koalisi tak tandatangan atau menyetujui usulan itu, maka dipastikan pemilihan Cawagub pendamping Fachrori batal dilakukan.

Ini dikatakan Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Cawagub Jambi sisa masa jabatan 2016-2021 dari DPRD Provinsi Jambi, Nasri Umar. Dikonfirmasi semalam, ia mengatakan, sampai kemarin ia belum menerima informasi atau usulan dua nama Cawagub Jambi dari partai koalisi.

“Tadi saya juga bertemu gubernur, dan pak Fachrori mengatakan belum ada usulan. Kita tunggu saja sampai besok (hari ini, red) pukul 00.00 WIB, jika tidak ada usulan maka kita tutup,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat pengusulan tak bisa masing-masing partai mengusulkan calon sendiri. Contohnya, misal PAN mengusulkan nama sendiri dari partainya, lalu PKB juga mengusulkan nama sendiri.

“Itu tidak bisa. Dua nama yang diusulkan harus disetujui semua partai koalisi. Ada lima partai koalisi pengusung Zumi-Fachrori, satu saja tidak tandatangan, maka usulan dianggap tidak sah. Sehingga bisa batal pemilihan Cawagub,” pungkasnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments