Rabu, 19 Februari 2020

Polda Jambi Gagalkan Pengiriman 1 Kg Sabu Dari Kepri Tujuan Sumsel


Kamis, 18 Juli 2019 | 11:31:09 WIB


/ Metrojambi.com

JAMBI - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi kembali menggagalkan pengiriman narkotika jenis sabu-sabu. Kali ini, Ditresnarkoba Polda Jambi menggagalkan pengiriman 1 kg sabu, dan berhasil menangkap satu orang tersangka.

Direktur Resnarkoba Polda Jambi Kombes Pol Eka Wahyudianta mengatakan, penangkapan dilakukan Rabu (17/7/2019) dini hari sekira pukul 03.30 WIB, di depan Pos Patroli Jalan Raya (PJR) batas Jambi-Riau.

Eka menyebutkan, tersangka yang ditangkap adalah Alfiando Ojahan Da Costa Silalahi (32), warga Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

"Tersangka ini merupakan kurir, jaringan Malaysia," ujar Eka kepada wartawan, Kamis (18/7/2019).

Eka menerangkan, pada hari Selasa tanggal 16 Juli 2019 sekira pukul 20.00 WIB, Tim Opsnal Subdit III mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa akan ada seseorang yang akan melintasi Provinsi Jambi lewat jalur darat, yang diduga membawa narkotika dari Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri menuju Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dengan menggunakan mobil bus Handoyo nopol AA 1450 DA jurusan Riau-Palembang.

Setelah itu tim melakukan penyelidikan dan pengintaian. Sekira pukul 03.30 WIB, tim melakukan pemberhentian terhadap mobil bus Handoyo nopol AA 1450 DA di depan Pos PJR batas Jambi-Riau.

Selanjutnya tim memeriksa satu persatu identitas penumpang hingga akhirnya menemukan seseorang dengan ciri-ciri sesuai informasi yang diberikan. Kemudian tim melakukan penggeledahan terhadap pelaku namun tidak ditemukan apapun.

Kemudian tim melanjutkan penggeledahan terhadap barang bawaan pelaku dan ditemukan satu buah bungkusan kopi besar di dalam tas pelaku yang diduga narkotika jenis sabu.

"Menurut keterangan dari tersangka, barang bukti yang didapatnya berasal dari Ans di Malaysia. Ia disuruh mengantarkan barang tersebut ke Palembang, daerah Lembang," terang Eka.

Selanjutnya, tim membawa pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan tes urine, dan hasilnya positif menggunakan narkotika jenis shabu. Selanjutnya tim membawa pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polda Jambi guna proses lebih lanjut.

"Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan intensif dan pengembangan kasus," pungkasnya.

Lebih lanjut Eka mengatakan, dengan penangkapan ini maka, bisa menyelamatkan sekitar 7.000 jiwa. "Jika diasunsikan 1 gram digunakan 5 orang, maka dengan penangkapan barang bukti ini bisa menyelamatkan 7.000 jiwa lebih," pungkas Eka.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments