Minggu, 22 September 2019

Rekanan Diminta Segera Lakukan Penimbunan Galian Drainase di Sungai Abu


Senin, 22 Juli 2019 | 13:46:40 WIB


Motor yang terjatuh ke dalam lubang galian drainase
Motor yang terjatuh ke dalam lubang galian drainase / istimewa

KERINCI- Infrastruktur yang dibangun pemerintah harus memberikan dampak baik bagi masyarakat, namun tidak dengan drainase yang dikelola BWSS VI tahun anggaran 2018, berlokasi di belakang Desa Sungai Abu, Kecamatan Air Hangat Timur yang justru jadi petaka bagi masyarakat.

Meski telah selesai dibangun, namun sisa dari galian drainase yang sepaket Drainase Penawar yang juga bermasalah tersebut memberikan dampak buruk bagi masyarakat setempat.

Terlalu lebarnya penggalian pada saat pembangunan drainase, menimbulkan sisa lubang di drainase yang mengancam masyarakat.

Bahkan, sisa dari pelebaran drainase yang tidak terpakai dan tidak ditimbuk pihak ketiga selaku pelaksana mencelakai masyarakat. Bahkan, beberapa waktu belakangan ini sering terjadi kecelakaan di lokasi tersebut.

"Bahkan, baru-baru ini beberapa masyarakat dengan menggunakan motor jatuh dan mengakibatkan pengguna jalan disamping drainase terluka," ungkap Anton, warga Desa Sungai Abu.

Dijelaskannya, tidak hanya itu saja, sisa dari pelebaran drainase tersebut juga dimanfaatkan warga untuk membuang sampah.  "Banyak sampah menumpuk dilokasi tersebut, kita minta kontraktor dan BWSS VI bertanggung jawab atas masalah ini. Kalau bisa timbun sisa pelebaran lubang dari drainase tersebut," pintanya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sungai Abu dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan bahwa dirinya telah menghubungi pihak ketiga yang mengerjakan proyek tersebut untuk segera menimbun bagian drainase yang belum ditutupi. "Ya sudah saya hubungi, namun belum ada tanggapan dari pihak ketiga tersebut, kita minta segera ditimbun karena telah banyak menjadi korban galian tersebut," ungkapnya singkat.


Penulis: ***
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments