Jumat, 20 September 2019

Rektor UIN STS Mangkir, Mahasiswa Demo di Gedung Kejati Jambi


Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:27:13 WIB


Aksi demo di Gedung Kejati Jambi
Aksi demo di Gedung Kejati Jambi / Rina/Metrojambi.com

JAMBI - Rencana pemeriksaan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Jambi (STS) Jambi Hadri Hasan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi batal.

Hadri Hasan dijadwalkan diperiksa hari ini, Selasa (20/8/2019). Namun hingga siang ini, ia tidak terlihat hadir di gedung Adhyaksa.

Sesuai jadwal, Hadri Hasan dipanggil penyidik terkait kasus dugaan korupsi pembangunan gedung auditorium UIN 2018 yang diduga merugikan keuangan negara. Penyidikan kasus ini telah ditingkatkan dari penyelidikan dan penyidikan.

Kasi Penkum Kejati Jambi Lexy Patharani membenarkan jika yang bersangkutan belum datang memenuhi panggilan penyidik. "Ya, sampai saat ini belum datang," katanya ketika dihubungi metrojambi.com.

Lexy sendiri belum tahu pasti apa alasan ketidakhadiran rektor UIN itu, karena tidak ada pemberitahuan secara resmi. "Kabar-kabarnya mau datang besok, tapi kita lihat saja besok," tandasnya.

Sementara itu, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kampus Bersih UIN Jambi, menggelar aksi di depan gedung Kejati Jambi. Mereka mendesak, Kejati untuk segera memeriksa dan menahan rektor UIN yang mereka sebut sebagai penanggung jawab kasus mangkraknya proyek pembangunan auditorium yang bernilai mencapai Rp 35 miliar itu.

Selain itu, dalam rilisnya mahasiswa ini juga mendesak Kejati untuk segera memeriksa anak sang rektor karena mereka duga terlibat pengelolaan proyek UIN yang berpotensi korupsi, serta mendesak Kejati memeriksa pengelolaan dana kemahasiswaan.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments