Senin, 16 Desember 2019

SKK Migas-PetroChina Dukung Pencarian Bakat Atlet Bulutangkis

Jadi Sponsor Utama, 250 Pebulu Tangkis Muda Berebut Juara

Selasa, 23 Juli 2019 | 21:19:20 WIB


Communication Development PetroChina, Andrian Wibisono foto bersama para juara kelas pra usia dini
Communication Development PetroChina, Andrian Wibisono foto bersama para juara kelas pra usia dini / istimewa

JAMBI – Turnamen bulutangkis bertajuk Tunas Jaya Putri Mayang Cup 2019 berakhir sukses. Sebanyak 250 atlet-atlet muda berbakat ikut serta dalam turnamen yang digelar selama empat hari 20-23 Juli 2019 di hall bulu tangkis, Putri Mayang, Kota Jambi.

Ratusan atlet bulutangkis dari berbagai klub di Provinsi Jambi bersaing memperebutkan hadiah uang pembinaan, medali dan piagam.

Ajang pencarian bakat atlet bulutangkis yang dibagi dalam 7 kelas mulai dari pra usia dini hingga dewasa ini, mendapat suport penuh dari SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd.

Communication Development PetroChina, Andrian Wibisono mengatakan, SKK Migas PetroChina memang sering sponsorship dalam banyak kegiatan. "Banyak kegiatan olahraga kita suport termasuk kegiatan keagamaan juga," katanya.

Menurutnya, melalui event olahraga seperti bulutangkis yang diselenggarakan klub Tunas Jaya dan Putri Mayang ini, ia berharap akan lahir atlet berprestasi. "Lewat turnamen yang diikuti anak usia dini ini, kita harapkan bisa melahirkan atlet bulutangkis yang bisa ke level nasional maupun internasional," ujarnya.

Sekretaris panitia turnamen, Rhedo mengatakan, kejuaraan bulutangkis tersebut pertama kali digelar. Terseleggaranya kegiatan tersebut berkat dukungan dan suport dari SKK Migas PetroChina selaku sponsor utama.

Menurutnya, turnamen ini terbilang sukses karena diikuti sekitar 250 peserta dari 20 klub di Provinsi Jambi. "Yang menarik usia pradini karena ini bagian pembentukan awal dan sekaligus menyeleksi bibit calon pebulutangkis masadepan," ujarnya.

Namun, Redho mengeluhkan bahwa di Jambi, sangat minim kompetisi bulutangkis. Kondisi ini menjadi kendala sulitnya atlet bulutangkis di Jambi untuk mengembangkan diri.

"Kebanyakan kita ikut kejuaraan keluar Jambi harus modal sendiri, berangkat sendiri. Pembinaan kurang tiba-tiba tanding dan dituntut medali," katanya.

Ia berharap ke depan, ada suport dari instansi dan pihak lainnya dalam mendukung pertumbuhan olahraga di Jambi. "Karena potensi kita di Jambi ada, sayang kalau tidak dikembangkan. Tahun 2018 di kejurnas, Jambi dapat perunggu, ini prestasi," katanya.

Sementara itu, ketua klub Putri Mayang, H Suhaimi sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan SKK Migas-PetroChina, sehingga turnamen berlangsung dan sukses.

"Saya mengharapkan ke depan atlet kita bisa ke nasional, saya mengucapkan terima kasih dan tidak menyangka PetroChina memberikan bantuan yang cukup besar," ujarnya.

Dalam turnamen ini, Kenzi dari TBS Bungo sukses merebut juara satu di kelas prausia dini setelah mengalahkan Daffa F yang harus puas berada di posisi kedua. Sementara juara tiga diraih Rizki Abdullah dan Caka.

Untuk tunggal putri juara diraih Wawa dari TBS Bungo, disusul Carisa posisi kedua dan Zahra serta Nadia yang harus puas di juara tiga. (*)


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments