Selasa, 25 Februari 2020

Dimintai Keterangan, Ini yang Dijelaskan Safrial Pada Satgas P3TPK Kejagung


Kamis, 01 Agustus 2019 | 14:52:41 WIB


Bupati Tanjabbar Safrial
Bupati Tanjabbar Safrial / metrojambi.com

JAMBI - Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Safrial, Kamis (1/8/2019), dimintai keterangannya oleh Tim Satgas P3TPK Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Permintaan keterangan berlangsung di gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi.

Safrial hadir di gedung Kejati Jambi sekitar pukul 09.00 WIB. Ia baru meninggalkan gedung Kejati Jambi sekira pukul 12.30 WIB, dan langsung menghadiri acara pelantikan pengurus PDIP Jambi

Diknfirmasi usai permintaan keterangan, Safrial mengatakan bahwa dirinya sudah menjawab apa yang ditanyakan oleh tim penyelidik, soal proyek pipanisasi air bersih Tanjabbar tahun 2009-2010.

Safrial juga mengatakan dirinya telah memberikan klarifikasi terkait tahun jamak proyek pipanisasi 2009-2010. "Saya datang untuk mengklarifikasi kasus pipanisasi di tahun jamak 2009-2010. Nanti kalau dibutuhkan lagi kita bersedia," ujarnya

Selain itu, Safrial sudah memberikan keterangan kepada tim penyelidik, apa yang dibutuhkan. "Saya menjawab apa yang ditanya ke saya. Soal pelaksananya itu urusan penyelidik," kata Safrial ditemui usai pemeriksaan dan menghadiri kegiatan di DPD PDIP Provinsi Jambi.

Menurutnya, ada banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh tim penyelidik. Antara lain alasan menganggarkan kegiatan pembangunan pipanisasi air bersih itu. "Kenapa dianggarkan pipa dan kenapa membuat air bersih, saya katakan kami di Tangan Barat membutuhkan sekali air bersih. Kalau hujan kita tampung air hujan bukan PDAM. Itu alasan kita membuat PDAM (pipanisasi, red)," terangnya.

"Terus kenapa di sana? Karena air tawar itu di Tebing Tinggi. Kenapa tidak di tempat lain? yang pertama karena di Tebing Tinggi penduduk terbanyak setelah Kuala Tungkal. Karena kita buat PDAM ini orientasinya bisnis. Kalau kita buat di sana nanti pelanggannya pasti banyak dan dampaknya subsidi pemerintah akan semakin sedikit," jelasnya.

Dirinya juga menegaskan, sebagai warga negara yang baik dia menghadiri panggilan tersebut supaya persoalan ini selesai. "Kita harus hadir, kita harus taat aturan hukum. Kalau kita tak hadir bagaimana persoalan ini mau selesai," pungkasnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments