Selasa, 17 September 2019

Pemkab Muaro Jambi Berkomitmen Jaga Lingkungan Hidup


Minggu, 21 Juli 2019 | 14:44:01 WIB


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi Firman
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi Firman / Metrojambi.com

SENGETI - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi telah memberikan sanksi kepada PT Biccon Agro Makmur (PT BAM) yang mejalankan usaha Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di jalan poros Kecamatan Sungai Gelam. PT BAM diberi sanksi administratif pada tahun 2018 lalu.

Namun saat ini PT BAM telah beroperasi kembali setelah dilakukan pembinaan oleh Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui Dinas Lingkungan Hidup.

Pemberian sanksi ini juga merupakan salah satu contoh upaya yang telah dilakukan pemerintah Kabupaten Muarojambi dalam menjaga lingkungan khususnya yang ada di Kabupaten Muaro Jambi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi, Firman. Dikatakannya, Pemkab Muaro Jambi sempat memberikan sanksi administratif dengan melakukan pembinaan. Setidaknya butuh waktu sekitar satu tahun untuk PT BAM bisa melakukan aktivitas operasionalnya kembali.

"Dalam pengelolaan lingkungan itu ada beberapa sanksi, yaitu teguran lisan, sanksi administratif, dan paksaan pemerintah. Ini sudah pernah kita lakukan di PT BAM, yaitu saksi administrasi dengan paksaan pemerintah, tetapi kita lakukan pembinaan selama tiga bulan," ujarnya.

Firman menyebutkan, terhadap sanksi yang pernah dijatuhkan kepada PT BAM pihak perusahaan di wajibkan untuk membayar gaji karyawan dengan nominal setengah dari gaji pokok.

Dikatakannya lagi, kesalahan yang pernah dilakukan oleh pihak PT BAM yaitu pengelolaan lingkungan yang kurang baik dan penanganan limbah yang kurang baik.

"Kemudian mereka benahi, afiliasi di alihkan manajemen sekarang mereka sudah berjalan bagus kembali. Karena pembinaan itu butuh waktu lama, karena ukuran pengelolaan limbah paling sedikit 160 hari," terangnya.

Hal ini juga turut menjadi komitmen Bupati Muaro Jambi Masnah Busro, yang menyebutkan bahwa pihaknya secara tegas akan memberikan sanksi kepada Perusahaan yang tidak mengelolah limbah dengan baik.

"Ke depan kita akan pantau terus, dan jika memang perusahaan masih melanggar terhadap komitmen-komitmen yang di buat dan di tandatangi oleh perusahaan kita akan berikan sanksi setidaknya untuk di awal akan diberi sanksi teguran," pungkasnya.


Penulis: Sudir Putra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments