Senin, 16 September 2019

Al Haris Biasa Jadi Imam Sholat


Jumat, 02 Agustus 2019 | 15:08:33 WIB


Bupati Merangin Al Haris saat memimpin shalat berjamaah
Bupati Merangin Al Haris saat memimpin shalat berjamaah / ist

JAMBI - Mushola rumah dinas Bupati Merangin pagi itu masih sepi. Sebentar lagi subuh. Seorang anggota Satpol PP yang bertugas jaga mengambil alih tugas bilal.

Ia adzan, lalu kru-kru di rumah dinas mulai berduyun-duyun memasuki mushola di pojok gerbang masuk rumah itu.Sholat mau dimulai. Penulis kaget ketika tiba-tiba Al Haris, sang Bupati Merangin datang lalu berdiri di shaft terdepan. Pagi itu ia mengimami jamaah sholat subuh. Dari awal hingga akhir, bacaan imam Haris terdengar sangat lancar dan tenang.

Usai salam, ia melanjutkan dengan membaca doa. Fasih juga. Lalu ditutup salam menyalam."Ngapo ketawo, kayak dak pecayo be Abang jadi imam," gurau Haris.

Tawanya sangat renyah saat penulis masih terpana.Penuturan kru-kru di rumah dinas, Wo Haris –sapaan akrab Al Haris- memang sudah terbiasa menjadi imam. Biasanya di waktu subuh ketika ia sedang berada di rumah dinas.Bahkan, orang dekat Wo Haris, menaruh hormat dengan dirinya yang begitu dekat dengan agama.

"Semua laki-laki muslim itu imam bagi keluarganya. Kami bangga punya Wo yang dekat dengan agama," ungkap seorang kru.Di subuh yang lain, penulis kembali kaget ketika mendengar lantunan adzan di mushola itu. Suara adzan berbeda dengan bilal-bilal sebelumnya.

Penasaran, penulis cepat-cepat ke mushola dan mendapati Bupati Merangin Al Haris sedang berdiri di shaft depan sambil tangan sebelahnya memegang daun telinga. Ternyata ia yang sedang adzan! Didengar, didengar dan didengar lagi, adzan yang keluar dari mulutnya tak kalah merdu dengan bilal yang lain.

"Sesibuk apapun dan sesempit apapun waktu, jangan pernah tinggalkan sholat. Kalau bisa usahakan jamaah," tutur Wo Haris disatu waktu.Dari sumber lain, diketahui bahwa Wo Haris sosok yang tekun belajar. Baik menjadi imam, bilal maupun moto-moto hidupnya, didapat dengan cara berguru, membaca dan diasah secara otodidak. Pertanyaannya, sudahkah anda (bagi yang muslim dan sedang sibuk berat) sholat hari ini? Kalau belum, yuk, kita sholat.


Penulis: ***
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments