Jumat, 20 September 2019

Fraksi DPRD Provinsi Jambi Sampaikan Pandangan Umum Atas Ranperda Perubahan APBD Tahun 2019


Sabtu, 03 Agustus 2019 | 10:27:21 WIB


Rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi
Rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi / istimewa

JAMBI - DPRD Provinsi Jambi, Jumat (2/8/2019), menggelar rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD tahun 2019.

Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Cornelis Buston, didampingi Wakil Ketua Zainul Arfan dan AR Syahbandar. Sementara dari Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jambi diwakili oleh Sekretaris Daerah M Dianto. Dalam pemandangan umum ini, banyak kritikan dan saran terhadap perubahan APBD 2019. Seperti yang disampaikan oleh fraksi PDIP melalui juru bicara (jubir) Veronica dalam 6 poin perhatiannnya. Dengan garis besar bahwa setiap perubahan anggaran harus disertai dengan alasan yang tepat. Misalnya harus diprioritaskan pada belanja yang memiliki kebutuhan yang mendesak dan terkait hajat hidup orang banyak.

"Hal ini mengingat seringkali apa yang telah dispekati dalam rapat dan laporan Banggar DPRD justru berbeda dalam RAK maupun pelaksanaanya di lapanga," sampainya.

Kemudian Fraksi Gerindra dengan jubir Elvi Andriani menyarankan Pemprov Jambi dalam alokasi hibah hendaknya agar lebih dapat disusun secara proporsional, dan mendekati prinsip keadilan anggaran berdasarkan kebutuhan dan usulan masyarakat."Kami melihat ada disparitas yang sangat mencolok pada belanja tidak langsung khususnya hibah daerah. Dari total 580.604 miliar belanja hibah dan 100,39 miliar belanja hibah kepada badan/lembaga/organisasi. Sedangkan anggaran hibah yang disiapkan untuk rumah ibadah, pesantren maupun lembaga pendidikan keagamaan hanya sebesar 7,72 miliar, padahal banyak usulan melalui pokir DPRD untuk bantuan ini," tuturnya

Selanjutnya Fraksi PKB dengan jubir Eka Marlina berharap rancangan Perubahan APBD Pemprov Jambi 2019 dapat mendukung peningkatan kualitas dan kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi. Selain itu PKB juga menyoroti penurunan target hasil pengelolaan kekayaan daerah sebsar Rp 3,977 miliar yang disampaikan pemprov. "Sementara menurut hemat kami masih ada sisa waktu menjelang berakhirnya tahun anggaran 2019," ujarnya.

Partai Amanah Nasional (PAN) melalui jubir Wiwid Ishara memberikan tanggapan positif terhadap peningkatan target pendapatan daerah dari APBD tahun 2019 ke RPAPBD tahun 2019 sebesar 1,08 persen, yang bersumber dari pendapatan asli daerah 2,74 persen dan perimbangan 0,24 persen.

"Pada dasarnya Fraksi PAN menyepakati jika terjadi pergeseran baik penambahan atau pengurangan anggaran, sepanjang sesuai dengan peundang-undangan yang berlaku," jelasnya.

Dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang disampaikan jubir Syopian menyoroti alokasi belanja pegawai yang dianggarkan pada belanja tidak langsung pada dokumen keuangan Ranperda tentang RAPBD Jambi dianggarkan sebesar Rp 2,688 triliun yang menjadi Rp 2,991 triliun.

"Hal ini jadi perhatian mengapa masih terdapat penganggaran belanja langusng yang diketahui biasanya belanja pegawai terdapat pada biaya tak langusng," ucapnya. Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston mengatakan rapat paripurna pembahasan Ranperda tentang Perubahan APBD Pemprov Jambi 2019 akan dilanjutkan kembali dengan agenda mendengarkan jawaban pemerintah terhadap pemandangan umum sembilan fraksi-fraksi DPRD.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M Dianto menyampaikan berdasarkan pemandangan DPRD pihaknya diminta untuk meningkatkan PAD serta meminta keterangan untuk serapan anggaran yang telah tercapai. "Sebelumnya kami lihat di Biro Pembangunan dan Kerjasama memang belum sampai 50 persen," sebutnya.Dianto juga belum mengetahui permasalahannya terletak pada sektor apa. "Apa karena proyek besar belum selesai dibayar keseluran kan itu ada pada OPD-OPD untuk kejelasannya," terangnya.

Untuk pengalokasian terhadap dana Pilgub 2020, Dianto menyebut akan dikucurkan karena tahapan Pilgub telah dimulai pada tahun ini. "Karena tahapannya mulai 2019 ini maka usulan KPU, Panwaslu dan pihak keamanan sudah kami alokasikan tahun ini," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments