Jumat, 7 Agustus 2020

Dua Tahun Buron, Pelaku Bajing Loncat di Sarolangun Ditangkap


Senin, 05 Agustus 2019 | 10:04:43 WIB


/ Metrojambi.com

SAROLANGUN – Dua tahun buron, Ilham (23), warga Desa Batu Ampar Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, akhirnya berhasil dibekuk aparat kepolisian dari Polres Sarolangun. Ilham menjadi buronan karena sering melakukan kejahatan di jalanan atau bajing loncat.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana mengatakan, aksi kejahatan ini terjadi pada 17 Oktober 2017. Pelapornya atas nama Ikang (23) warga Kelurahan Pauh, Kecamatan Pauh.

Ketika itu, korban baru pulang kerja, dan melihat barang-barang di rumahnya sudah berantakan. Setelah di cek, ternyata barang elektronik miliknya seperti televisi, laptop, speaker aktif, jam tangan, 15 unit handphone, playstation 2 sudah tidak ada lagi.

"Saat itu juga pelapor melaporkan kejadian itu ke Polsek Pauh dengan nomor: LP/B/-47/VII/2017/JMB/RES SRL/SEK PAUH tanggal 17 Oktober 2017," kata Dadan, Senin (5/8/2019).

Kemudian pada ada 30 Juli 2019 sekira pukul 11 siang, Kapolsek Pauh juga mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku atas nama Ilham tersebut sedang berada di Desa Batu Ampar.

Selanjutnya Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim dan anggota piket untuk melakukan penangkapan di rumah yang diduga ada pelaku tersebut.

"Pada saat itu pelaku berusaha melarikan diri ke kebun sawit yang berada di belakang rumah tempat pelaku bersembunyi," kata Dadan.

Ia menyebut, selanjutnya petugas melakukan penyisiran di dalam kebut sawit, dan pelaku akhrinya ditemukan. "Selain melakukan pencurian di ruko milik Ikang, pelaku juga pernah melakukan kejahatan jalanan (bajing loncat) di Desa Batu Ampar," ujarnya.

Dari kejahatan jalanan yang dilakukan pelaku didapatkan barang bukti berupa dua kardus susu coklat, satu kardus susu mimi kids, dan tiga galon racun rumput berikut alat penyemprot rumput.

"Dan satu unit sepeda motor merk Vixion tanpa nomor polisi yang digunakan pelaku saat menjalankan aksi kejahatan jalanan yang biasa ia lakukan," pungkas Dadan.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments