Jumat, 13 Desember 2019

Pakai Tanda Pengenal Orang Lain di Kongres, Pengurus DPC PDIP Jambi Dicopot


Jumat, 09 Agustus 2019 | 22:48:11 WIB


Ketua Pelaksana Kongres V PDI Perjuangan, I Wayan Koster.
Ketua Pelaksana Kongres V PDI Perjuangan, I Wayan Koster. / Suara.com/M Yasir

BALI- Sebanyak 60 peserta Kongres V PDIP dijatuhkan sanksi dari partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri. Sanksi ini diberikan akibat dari 60 peserta tersebut dinilai melanggar tata tertib kongres.

Menurut Ketua Pelaksana, I Wayan Koster, 60 peserta Kongres V PDIP itu diketahui menggunakan tanda pengenal milik orang lain.

"Ketahuan tanda yang dipakai dengan wajah orangnya beda," ujarnya di Hotel Grand Inna Beach, Bali, Jumat, seperti dikutip Metrojambi.com dari Suara.com (jaringan metrojambi.com)

Partai langsung mengambil tindakan tegas menyikapi hal tersebut. Koster mengatakan, 60 peserta yang melanggar peraturan tata tertib kongres, tiga diantaranya diberi saksi berat yakni dicopot jabatannya di DPC PDIP.

"Jadi langsung dibebastugaskan. Bukan dipecat, (tapi) dibebastugaskan," ujarnya.

Menurut dia, tiga orang yang dicopot dari jabatannya di DPC yakni berasal dari DPC Kalimantan dan Jambi.

Kata Koster, sanksi tersebut diberikan semata-mata agar menjadi pelajaran bagi kader PDIP lainnya untuk selalu disiplin sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Ini kan kongres, datang ke Bali mengikuti arahan Ibu Ketua Umum, datang ke acara kongres, bukan acara santai-santai. Jadi harus tertib, dan itu sudah disampaikan pada saat acara Malam Budaya tanggal 7 (Agustus) yang lalu," ucapnya. 


Penulis: Suara.com
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments