Kamis, 12 Desember 2019

Menikmati Seduhan Kopi Kerinci di Ketinggian 1453 MDPL


Selasa, 13 Agustus 2019 | 14:20:26 WIB


Pengunjung saat menikmati wisata Kopi di ketinggian 1453 MDPL
Pengunjung saat menikmati wisata Kopi di ketinggian 1453 MDPL / Dedi

KERINCI - Kabupaten Kerinci merupakan daerah paling barat Provinsi Jambi menjanjikan banyak potensi yang bisa dikembangkan masyarakat, salah satunya wisata alam.

Seperti wisata baru Depati VII Kopi yang terletak ketinggian 1453 MDPL, di wilayah puncak KM 16, perbatasan Kabupaten Kerinci dengan Tapan (Sumatera Barat), tepatnya Desa Tambak Tinggi, Kecamatan Depati VII, Kerinci.

Untuk sampai ke Depati VII Kopi, pengunjung bisa menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua dengan melalui jalan Tambak Tinggi, kemudian juga bisa lewat dari jalan Nasional Sungai Penuh-Tapan.

Untuk masuk ke lokasi wisata Depati VII Kopi, pengunjung hanya cukup membayar tiket Rp 10.000 dewasa, untuk anak sekolah Rp 5.000. Sedangkan anak-anak 12 tahun ke bawah tidak dipungut retribusi masuk.

Jamil Saprimardi, pemilik wisata Depati VII Kopi mengatakan, dirinya mulai merintis Depati VII Kopi pada tahun 2016 silam, dengan mulai menanamkan kopi dengan luasan lahan 2 hektare. Namun baru resmi dibuka untuk umum pada bulan Februari 2019 lalu.

"Tapi setelah dilihat cukup banyak pengunjung yang datang ke sini. Referensi kami melihat dari Takengon Aceh, tapi disitu cuma tempat minum di kebun kopi, tidak ada wisatanya, makanya kita kombinasikan dengan wisata kopi dengan kebun kopi," tuturnya.

Selain itu, Depati VII kopi ini merupakan wisata edukasi kopi di kebun bagi pengunjung, karena bisa melihat bentuk dari kopi Arabika dan bagaimana cara menanam dan memetiknya.

"Area seluas 2 hektare diisi kopi baru 1 hektare, kita juga sedang menanam jeruk 0,5 hektare, kemudian 0,5 hektare belum digarap, sekarang jeruknya lagi mulai berbunga," ucapnya.

Dia menyebutkan, pengunjung yang setelah dibuka waktu lebaran lalu, setiap hari biasanya pengunjung datang berkisar 100 orang per hari, sedangkan hari sabtu minggu bisa mencapai 400 orang, hal itu dilihat dari penjualan tiket.

"Rencana ke depan kita akan kembangkan untuk membuat villa di sini dan tempat pertemuan serta meeting room," tutupnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments