Rabu, 21 Agustus 2019

Jumlah Jamaah Kloter 21 BTH yang Berobat Turun Drastis


Selasa, 13 Agustus 2019 | 16:41:29 WIB


/

JAMBI - Kondisi cuaca di Arafah dari informasi yang didapatkan dari Media Center Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Jambi dimulai pada tanggal 11 Agustus (10 Zulhijjah), relatif bersahabat bagi jamaah haji. bahkan cuaca di sekitaran Mina dilaporkan sempat berawan bahkan turun hujan tipis atau gerimis.

Menurut keterangan TKHI Kloter 21 BTH, dr. Yogi Prima Zulkifli, kondisi ini secara tidak langsung memberikan pengaruh terhadap kondisi jamaah selama pelaksanaan wukuf di Arafah.

"Kondisi di Arafah dan Mina sejak hujan tiga hari ini, pasien yang berobat pun turun drastis, dikarenakan sinar matahari dan debu alhamdulillah tersapu oleh hujan," ungkapnya via Whatsapp, Selasa (13/8/2019).

Yogi mengatakan, selama pelaksanaan di Arafah, para jamaah rerata mengalami kelelahan usai mengikuti sejumlah rangkaian prosesi ibadah haji.

"Satu orang jamaah heat stroke, langsung ditangani TKHI dehidrasi cairan di tenda, kemudian dilakukan rujuk ke pos Tim Gerak Cepat (TGC), Alhamdulillah observasi yang dilakukan selama 3 jam di pos kembali pulih dan dianjurkan memperbanyak minum air putih," jelasnya.

Selanjutnya dari pemantauan kesehatan yang dilakukan, Yogi menyebutkan di tenda Mina Jadid alami kelelahan dan langsung diinfus di tenda, "Satu org jamaah sempat terjatuh lemas ketika melempar jamaraat, langsung dievakuasi di pos kesehatan dan setelah observasi kembali melanjutkan perjalanan ke hotel didampingi TKHI," sampainya.

Menurutnya, pada saat di Hotel, dalam seharinya jamaah yang mengunjungi pos kesehatan berkisar 40 hingga 50 kunjungan, "Di arafah sebelum hujan, 1 org heat stroke, 1 org heat cramp, selebihnya banyak yg diinfus karena kelelahan dan kurang cairan, setelah hujan sampai sekarang kunjungan ke posko 10-20 kunjungan artinya mengalami penurunan," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments